Berita

Suasana Rapat Baleg DPR dengan Polri, Kementerian/Lembaga hingga Masyarakat Sipil membahas RUU Pengaturan Reforma Agraria (Foto: RMOL Faisal Aristama)

Nusantara

Mendes Klaim 34 Ribu Desa Masuk atau Berbatasan dengan Kawasan Hutan

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 13:47 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Lebih dari 34 ribu desa berada di dalam atau berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Bahkan, terdapat desa yang seluruh wilayahnya tercatat masuk dalam kawasan hutan.

Hal itu diungkapkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto dalam Rapat Penyusunan RUU tentang Pengaturan Reforma Agraria bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 7 September 2026.

Yandri mengatakan, berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Kehutanan, Badan Informasi Geospasial, dan Kementerian Dalam Negeri, terdapat 35.974 wilayah kawasan hutan.


"Berdasarkan pemadanan awal dengan pola kawasan hutan, terdapat 34.323 desa, Pak Ketua. Ada 34.323 desa yang berada di dalam atau berbatasan langsung dengan kawasan tersebut," ungkap Yandri.

Menurut Yandri, kondisi tersebut menjadi salah satu alasan RUU Pengaturan Reforma Agraria dinilai strategis. Sebab, masyarakat yang tinggal di kawasan hutan merupakan warga negara yang memiliki legalitas formal.

"Yang perlu menjadi perhatian kita bersama adalah penduduk desa di kawasan hutan. Ini adalah warga sah, memiliki KTP, mengikuti pemilu, dan taat membayar pajak. Mereka telah mengelola lahan secara turun-temurun untuk komunitas pertanian," tuturnya.

Namun, Yandri menyebut masyarakat tersebut masih menghadapi ketidakpastian hukum atas lahan yang mereka kelola. Bahkan, sebagian di antaranya harus berhadapan dengan aparat penegak hukum.

"Namun hingga hari ini mereka masih menghadapi ketidakpastian hukum atas lahannya. Bahkan tidak sedikit yang harus berhadapan dengan aparat penegak hukum. Contoh terdekat, Pimpinan dan para anggota Baleg, tidak jauh dari ibu kota negara, di Bogor saya sudah ke sana Sukawangi, ada tiga desa, 100% menjadi kawasan hutan," kata Yandri.

Dia mencontohkan kondisi di Sukawangi, Bogor. Di wilayah tersebut terdapat pondok pesantren, masjid, puskesmas, jalan negara, hingga sertifikat tanah. Warganya juga telah mengikuti pemilu dan membayar pajak.

"Tapi desanya masuk 100% kawasan hutan. Dan ada ibu-ibu yang ditangkap, bapak-bapak yang dipenjara. Saya kira ini harus kita akhiri dengan undang-undang ini," pungkasnya.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya