Berita

Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi (Foto: Dokumen BRI)

Bisnis

Kinerja BRI Kuartal II 2026: Likuiditas dan Modal Kokoh, Laba Bersih Tumbuh 17,5 Persen

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 10:10 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menorehkan kinerja positif sepanjang Triwulan II 2026, ditopang oleh likuiditas yang memadai, struktur pendanaan berkualitas, serta permodalan yang kokoh. 

Dalam konferensi pers di Jakarta, Direktur Finance & Strategy BRI Achmad Royadi memaparkan bahwa Loan to Deposit Ratio (LDR) konsolidasi berada di level ideal 90,8 persen, sementara Capital Adequacy Ratio (CAR) tercatat kuat di angka 21,5 persen.

“Dengan likuiditas yang terkelola dengan baik dan permodalan yang tetap kuat, BRI memiliki fondasi yang memadai untuk melanjutkan pertumbuhan secara sehat dan berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian serta menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas,” ujar Achmad Royadi, dikutip Senin 7 September 2026.


Struktur pendanaan BRI juga semakin berkualitas dengan perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang tumbuh 6,7 persen secara year-on-year (yoy) mencapai Rp1.581 triliun, diiringi peningkatan rasio CASA dari 65,5 persen menjadi 67,6 persen. 

Di tengah ekspansi tersebut, BRI tetap disiplin menjaga kualitas aset melalui penerapan selective growth, penguatan early warning system di segmen ritel, serta optimalisasi collection dan recovery. 

Hasilnya, rasio Non-Performing Loan (NPL) berhasil ditekan turun dari 3,07 persen pada tahun 2025 menjadi 2,9 persen pada Triwulan II 2026.

Indikator risiko kredit lainnya turut menunjukkan perbaikan, di mana rasio Loan at Risk (LaR) menyusut dari 9,6 persen menjadi 9,1 persen, serta Cost of Credit (CoC) turun dari 3,4 persen menjadi 3,1 persen. 

Solidnya fundamental ini mendorong pertumbuhan total aset BRI sebesar 11,7 persen yoy menjadi Rp2.352 triliun, yang utamanya didorong oleh akselerasi penyaluran kredit yang tumbuh 16,2 persen menjadi Rp1.646 triliun. Selaras dengan capaian tersebut, laba bersih perseroan ikut terkerek naik 17,5 persen yoy hingga menyentuh Rp31,2 triliun.

Kekuatan fundamental ini memberikan keleluasaan bagi BRI untuk terus mengoptimalkan fungsi intermediasi, khususnya pada sektor UMKM yang menjadi inti bisnis perseroan. Langkah strategis ini tidak hanya memperluas inklusi keuangan, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan berkelanjutan BRI terhadap berbagai agenda prioritas pemerintah.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya