Berita

Timnas U20 bekuk Australia 2-0, dan lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China. (Foto: Istimewa)

Publika

Australia Keok, Timnas U20 Lolos ke Putaran Final Piala Asia

SENIN, 07 SEPTEMBER 2026 | 05:01 WIB

KALIAN pasti jenuh saat monitor telepon genggam yang dipenuhi wajah koruptor dan penjilat.

Sesekali kita tampilkan wajah yang membuat negeri ini bangga. Wajah Timnas U20 yang baru saja mengalahkan Australia 2-0, dan lolos ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China, tepatnya Hangzhou, pada 24 Maret-10 April 2027. 

Minggu sore, 6 September 2026, di New Laos National Stadium, anak asuh Nova Arianto menumbangkan Australia 2-0. Bukan sekadar menang, Garuda Muda menertibkan Australia dengan cara yang elegan, lima gol selama kualifikasi, nol kebobolan.


Gol pertama lahir menit ke-28. Theodore Evan Leeming menerima umpan terobosan Zahaby Gholy, lolos dari jebakan offside, mencungkil bola melewati kiper Robert James Almeida Cook, lalu menyundul bola yang nyaris dibuang bek Australia. Gol!

Kalau semua urusan negara bisa diselesaikan secepat Leeming menyelesaikan peluang, mungkin rapat koordinasi tidak perlu sampai tiga jilid.

Australia mencoba mengejar. Tetapi pertahanan Indonesia kali ini seperti pintu rumah yang sedang dikunci: diketuk berkali-kali, tetap tidak dibukakan.

Sampai injury time, skor masih 1-0. Lalu menit 90+2, Amar Rayhan Brkic datang membawa palu godam. Tembakan kerasnya menghujam pojok gawang. 2-0. Selesai.

Tidak ada debat. Tidak ada rapat evaluasi tujuh jam. Tidak ada pembentukan panitia untuk mencari kambing hitam. Papan skor sudah bicara.

Kemenangan tersebut membuat Indonesia finis sebagai juara Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 dengan tujuh poin dari tiga pertandingan. Rekornya: imbang 0-0 melawan Malaysia, menang 3-0 atas Laos, dan menang 2-0 atas Australia.

Total lima gol dicetak dan tidak kebobolan satu pun. Clean sheet sempurna.

Dalam sepak bola, ini disebut pertahanan solid. Dalam politik, clean sheet mungkin masih menjadi barang langka, terutama kalau sudah berhadapan dengan laporan, janji, dan angka-angka suka punya kehidupan sendiri.

Yang membuat kemenangan ini semakin manis, Indonesia untuk pertama kalinya berhasil mengalahkan Australia di level kualifikasi sejenis. 

Bagi Nova Arianto, kemenangan ini juga menjadi semacam penebusan. Sebelumnya, ketika menangani kelompok usia lebih muda, timnya selalu digilas Australia.

Kini ceritanya berbalik. Dulu Kanguru momok. Sekarang Aussie menjadi oleh-oleh kemenangan. Sombong amat!

Langkah berikutnya lebih berat. Indonesia akan tampil di putaran final Piala Asia U-20 2027 di China, tepatnya Hangzhou, pada 24 Maret-10 April 2027.

Sebanyak 16 tim terbaik Asia akan bertarung, termasuk tuan rumah China. Indonesia datang sebagai juara grup, bukan menunggu perhitungan runner-up.

Turnamen ini punya hadiah lebih besar: jalan menuju Piala Dunia U-20 FIFA 2027 di Azerbaijan dan Uzbekistan. Empat tim terbaik dari putaran final di China akan mendapatkan tiket ke Piala Dunia. Maka mimpi jangan dikecilkan.

Zahaby Gholy punya umpan emas. Leeming dingin di depan gawang. Brkic punya tembakan pemungkas. Lini belakang tampil kokoh. Mereka membuktikan Indonesia muda tidak hanya punya semangat, tetapi juga kualitas, karakter dan hasil.

Para skeptis yang dulu bilang Indonesia masih jauh dari Asia, komentarnya jangan dihapus. Screenshot saja. Siapa tahu nanti menjadi artefak sejarah.

Sebab di Vientiane, Garuda Muda sudah mengirim pesan, mereka bukan lagi sekadar peserta. Hangzhou menunggu. Asia menunggu. Piala Dunia menunggu. Garuda Muda datang membawa lima gol, nol kebobolan, serta satu modal penting, keberanian untuk bermimpi lebih tinggi.

Bravo Timnas U20, jangan berhenti membuat negeri ini bangga.

Rosadi Jamani
Mantan wartawan

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya