Berita

Representative Image (Foto: Pertamina Hulu Mahakam)

Bisnis

Pertamina Hulu Mahakam Tambah Pasokan Gas Nasional Lewat Proyek SNB AOI 1-3-5

MINGGU, 06 SEPTEMBER 2026 | 13:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), berhasil merampungkan Proyek Pengembangan Sisi Nubi Area of Interest (SNB AOI) 1-3-5 setelah Platform WPN-5 mulai beroperasi atau onstream pada 24 Agustus 2026.

Pengoperasian WPN-5 sekaligus menjadi penanda beroperasinya platform keenam sekaligus terakhir dalam rangkaian proyek tersebut. 

Produksi perdana ditandai dengan dimulainya produksi Sumur NB-501 yang mencapai 6,12 juta standar kaki kubik gas per hari (mmscfd) setelah melalui proses ramp up atau peningkatan produksi secara bertahap.


Direktur Utama PHI, Muharram Jaya Panguriseng, menyambut positif pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan pengembangan SNB AOI 1-3-5 akan menopang keberlanjutan pasokan gas nasional untuk jangka panjang.

“Di PHI, kami terus berinvestasi dalam pengembangan lapangan migas, seperti pada proyek PHM SNB AOI 1-3-5, sejalan dengan visi dan misi Perusahaan, serta komitmen PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan PT Pertamina (Persero) selaku subholding upstream dan holding untuk menyediakan energi yang berkelanjutan bagi Indonesia,” jelas Muharram.

Dia menambahkan, keberhasilan proyek tersebut tidak terlepas dari pemanfaatan teknologi dan inovasi, penerapan budaya keselamatan, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. 

“Pencapaian ini menunjukkan bahwa penerapan teknologi dan inovasi, didukung budaya keselamatan serta kolaborasi yang kuat, dapat menghasilkan proyek yang andal untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ujarnya.

Dengan beroperasinya WPN-5, PHM melengkapi rangkaian enam platform dalam Proyek SNB AOI 1-3-5. Sebelumnya, WPS-4 mulai beroperasi pada 4 Desember 2025, disusul WPS-5 pada 21 Februari 2026, WPN-7 pada 23 Maret 2026, WPN-6 pada 5 Juni 2026, dan WPN-8 pada 5 Juli 2026. 

Proyek ini mencakup pembangunan enam jacket, enam topside, tiga extension platform, 18 riser, serta sekitar 22 kilometer pipa bawah laut dengan kebutuhan sekitar 11 ribu metrik ton baja.

PHM juga menerapkan inovasi rekayasa Suction Pile Foundation, yakni teknologi pemasangan fondasi baja ke dasar laut dengan memanfaatkan tekanan.

Teknologi tersebut mampu memangkas waktu pemasangan jacket dari sekitar dua minggu menjadi hanya lima hari, sekaligus mendukung efisiensi dan keandalan struktur lepas pantai dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan serta kualitas pekerjaan.

Setelah seluruh platform beroperasi, PHM masih melanjutkan pengembangan Sumur NB-502 melalui tahapan well intervention. 

Tim melakukan pemasangan sand screen untuk mengendalikan pasir dari formasi dan menjaga keandalan produksi sebelum sumur memasuki proses Put on Production (POP). 

Pengembangan SNB AOI 1-3-5 menjadi bagian penting strategi PHM dalam mempertahankan produksi gas dari Wilayah Kerja Mahakam yang merupakan lapangan mature, sekaligus memberikan dampak berganda melalui keterlibatan tenaga kerja lokal dan pemanfaatan industri nasional.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya