Berita

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon L.P. Napitupulu. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

BTN Lega Dana SAL Ditunda, Bisa Redakan Perang Bunga Deposito Bank

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 16:02 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penundaan penarikan kembali dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah dinilai bisa memberikan ruang bagi perbankan untuk menyiapkan likuiditas.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Nixon LP Napitupulu mengatakan, perubahan jadwal tersebut dapat membuat perbankan memiliki waktu lebih panjang untuk menyiapkan likuiditas pengganti.

“Kita jadi lebih punya waktu menyiapkan likuiditas. Satu tahun kan lumayan. Kita tetap akan mengupayakan pengembalian dananya sesuai jangka waktu, sudah pasti,” kata Nixon di Menara BTN, Jakarta dikutip Sabtu, 5 September 2026.


Ia mengatakan, pemerintah  memang tidak membatalkan penarikan SAL pada September 2026. Namun, pengembaliannya kini dilakukan secara bertahap, yakni sebagian pada September dan Desember 2026, sementara sisanya hingga Juli 2027.

“Bukan tidak jadi September. Ada yang ditunda sampai akhir tahun, dan ada yang bahkan sampai pertengahan tahun depan,” tuturnya.

Menurut Nixon, kelonggaran waktu tersebut membuat bank tidak perlu terburu-buru menghimpun dana masyarakat untuk menggantikan likuiditas pemerintah.

Kondisi ini sekaligus diharapkan mengurangi persaingan perbankan dalam menawarkan bunga deposito kepada nasabah. Sebab, perebutan DPK menjadi salah satu faktor yang membuat biaya dana (cost of fund/CoF) perbankan tetap tinggi.

“Kita juga senang bahwa ada penundaan, karena itu memberikan ruang yang lebih longgar untuk menurunkan perang perebutan deposit masyarakat,” ungkapnya.

Untuk BTN sendiri, Nixon memastikan perseroan sudah menyiapkan dana yang diperlukan untuk pengembalian SAL pada September 2026.

“Bulan ini BTN tidak terlalu besar, Rp5 triliun, sudah ada,” jelasnya.

Sebelumnya, Menteri  Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memperpanjang jangka waktu penempatan dana SAL di Himbara hingga Juli 2027 yang sebelumnya direncanakan akan ditarik pada akhir tahun ini.

Purbaya menjelaskan, perpanjangan tenor tersebut dikhususkan untuk dana SAL di perbankan yang senilai Rp200 triliun.

“Saya akan memperpanjang yang Rp200 triliun sampai dengan Juli tahun depan,” ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Rabu, 5 Agustus 2026.

Bendahara negara ini menyebutkan, keputusan tersebut bertujuan agar perbankan lebih longgar dalam memanfaatkan dana SAL untuk menyalurkan kredit.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya