Berita

Jajaran Satgas PKH yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin bertemu Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat malam 4 September 2026. (Foto: Sekretariat Presiden)

Politik

Satgas PKH Lapor Pelanggaran Hutan, Prabowo Minta Penegakan Hukum yang Tegas

SABTU, 05 SEPTEMBER 2026 | 11:48 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penertiban kawasan hutan yang dilakukan Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) berjalan tegas, profesional, dan transparan.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo saat menerima jajaran Satgas PKH yang dipimpin Jaksa Agung ST Burhanuddin di kediamannya, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat malam 4 September 2026. Pertemuan digelar setelah Presiden kembali ke Indonesia dari Vladivostok Rusia.

"Bapak Presiden menegaskan agar proses penegakan hukum dijalankan secara tegas dan profesional. Seluruh rangkaian eksekusi dan penertiban kawasan hutan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis.


Ia mengatakan, dalam pertemuan tersebut Satgas PKH menyampaikan perkembangan penertiban berbagai pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan kepada Presiden Prabowo.

"Satgas PKH melaporkan perkembangan hasil temuan dan pelaksanaan penertiban terhadap berbagai pelanggaran pemanfaatan kawasan hutan, termasuk aktivitas penambangan ilegal," kata Teddy.

Selain memaparkan hasil temuan, Satgas PKH juga melaporkan penanganan pelanggaran serta denda administratif yang telah dijatuhkan terkait pemanfaatan kawasan hutan.

Hasil penanganan tersebut rencananya diumumkan kepada publik pada pekan kedua September 2026.

Teddy mengataman penertiban kawasan hutan merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memastikan pemanfaatan sumber daya alam berjalan sesuai aturan.

Melalui Satgas PKH, pemerintah juga disebut terus menindak berbagai bentuk pelanggaran, mulai dari pemanfaatan kawasan tanpa dasar hukum hingga aktivitas ilegal seperti penambangan.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola kawasan hutan sekaligus memastikan sumber daya alam dimanfaatkan secara tertib dan bertanggung jawab.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya