Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella. (Foto: Dok. Hanura)

Politik

Hanura Desak DPR Tuntaskan RUU Pemilu Sebelum Akhir 2026

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 21:14 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

DPR dan pemerintah didesak menuntaskan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu sebelum akhir tahun 2026. Pembahasan yang terkesan mengulur waktu dikhawatirkan dapat mengganggu persiapan tahapan Pemilu 2029.

"Harapan kami, Pak Dasco mewakili DPR bisa bertemu lebih cepat dengan partai-partai di luar parlemen. Dengan begitu, kami di luar parlemen juga bisa lebih awal mempersiapkan diri," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella usai memimpin konsolidasi Tim Task Force Hanura se-Provinsi Jambi di Hotel BW Luxury, Jambi, Jumat, 4 September 2026.

Ketua Tim Task Force DPP Hanura ini menilai, keterlibatan partai nonparlemen sangat penting agar pembahasan RUU Pemilu berjalan terbuka dan transparan. Terlebih, setelah undang-undang disahkan, masih ada proses krusial seperti seleksi komisioner KPU dan Bawaslu.


"Kalau pembahasannya dilakukan di masa injury time, pasti berdampak pada tahapan Pemilu. Menurut saya, lebih bijak jika DPR bisa lebih cepat menuntaskan RUU Pemilu," ujarnya.

Meski demikian, mantan Sekjen Partai Nasdem tersebut memastikan partai pimpinan Oesman Sapta Odang (OSO) ini siap mengikuti apa pun hasil akhir yang disepakati, termasuk ketentuan parliamentary threshold (PT) hingga desain Pileg dan Pilpres mendatang.

"Mau injury time, sepanjang masih dalam timeline, Hanura tidak masalah. Soal PT atau aturan apa pun, sepanjang untuk kebaikan negeri dan meningkatkan kualitas demokrasi, Hanura siap," tegas Rio.

Namun, ia mengingatkan agar penyusunan aturan main Pemilu 2029 tidak disusupi kepentingan terselubung untuk mengganjal partai tertentu.

"Kalau diputuskan lebih awal, jika ada hal yang kurang pas, teman-teman pegiat demokrasi dan partai nonparlemen masih punya waktu untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi," tambahnya.

Idealnya, sambung Rio, RUU Pemilu dapat disahkan pada masa sidang terakhir sebelum penutupan tahun 2026, beriringan dengan pembahasan RUU penting lainnya.

"Saya pikir akhir tahun 2026, serentak dengan RUU Perampasan Aset, bisa diputuskan. Jadi tahun 2027 sudah bisa masuk proses seleksi KPU, Bawaslu, dan persiapan tahapan lainnya," pungkas Rio.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR akan melibatkan seluruh elemen, termasuk partai nonparlemen, dalam pembahasan RUU Pemilu secara terbuka.

"Tentunya kami akan mengajak semua pihak. Kemarin karena ada kesibukan agenda menyerap aspirasi, pertemuan dengan partai nonparlemen baru akan kami jadwalkan," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026 lalu.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Dua Tahun Cukup bagi Prabowo Mengasuh Geng Solo

Selasa, 13 Oktober 2026 | 13:43

UPDATE

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih 2 Persen

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:33

Ekonom Sentil Menteri Prabowo: Jangan Jadi Beban Presiden!

Jumat, 23 Oktober 2026 | 08:21

Wall Street Tertekan Aksi Jual Saham Teknologi

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:56

Lonjakan Minyak Tekan Logam Dunia: Emas Anjlok ke Level Terendah

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:45

Saham BYAN Tancap Gas, Naik 3,16 Persen ke Rp10.600

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:22

Penguatan IHSG Sinyal Kepercayaan ke Pemerintah Mulai Pulih

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:10

Pasar Eropa Merah Gara-gara Minyak

Jumat, 23 Oktober 2026 | 07:06

Terbuka Peluang Bangun Museum Haji Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:58

Pujian Prabowo Jangan Jadi Obat Tidur Menteri

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:57

Pemerintah Harus Berlakukan Wajib Halal pada Oktober 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 | 06:19

Selengkapnya