Berita

Ketua Koordinator Forum Alumni Pimpinan Cipayung Kabupaten Mimika, Bojan Dokainubun. (Istimewa)

Nusantara

Pemuda Papua Apresiasi Langkah Aparat Tindak Tegas OPM

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 15:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kalangan pemuda Papua mengapresiasi langkah aparat keamanan dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus meminta tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata yang mengancam keselamatan warga sipil.

Ketua Koordinator Forum Alumni Pimpinan Cipayung Kabupaten Mimika, Bojan Dokainubun, menilai kehadiran aparat penting untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan pembangunan tetap berjalan di Tanah Papua.

“Tokoh pemuda Papua memberikan apresiasi kepada jajaran Apkam yang terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujar Bojan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 4 September 2026.


Menurutnya, pendekatan persuasif dan humanis yang dilakukan aparat juga penting untuk membangun komunikasi serta kepercayaan dengan masyarakat. Patroli, pelayanan kesehatan, dan kegiatan sosial dinilai menjadi bagian dari upaya tersebut.

“Menjaga keamanan bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga membangun komunikasi dan kepercayaan dengan masyarakat. Pendekatan seperti ini penting agar masyarakat merasa terlindungi dan tidak berjalan sendiri menghadapi persoalan keamanan,” tegasnya.

Di sisi lain, Bojan meminta aparat bertindak tegas terhadap gangguan keamanan yang dilakukan kelompok bersenjata, termasuk Organisasi Papua Merdeka (OPM), dengan tetap berpedoman pada ketentuan hukum.

Ia secara khusus mengecam aksi penyanderaan terhadap masyarakat sipil yang terjadi di Distrik Jila, Kabupaten Mimika. Menurutnya, warga sipil harus menjadi pihak yang mendapatkan perlindungan dalam setiap situasi konflik.

“Setiap tindakan yang mengancam keselamatan masyarakat harus ditindak secara tegas dan sesuai hukum. Masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran kekerasan maupun penyanderaan,” ujarnya.

Bojan juga menekankan bahwa menjaga keamanan Papua bukan semata tanggung jawab aparat. Pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan Papua. Jangan memberikan ruang bagi kekerasan dan jangan mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi karena hal tersebut dapat memperkeruh situasi,” katanya.

Ia berharap penegakan hukum terhadap gangguan keamanan dapat berjalan beriringan dengan pendekatan kemanusiaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan situasi yang kondusif, kata Bojan, masyarakat dapat bekerja, bersekolah, beribadah, dan menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang.

“Papua membutuhkan keamanan dan kedamaian agar masyarakat dapat menjalani kehidupan dengan tenang. Aparat yang tegas terhadap gangguan keamanan sekaligus dekat dengan masyarakat akan semakin memperkuat rasa aman dan mendukung masa depan Papua yang lebih baik,” pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Korea Selatan Diisukan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Selat Hormuz

Jumat, 04 September 2026 | 14:18

Purbaya Pamer Penerimaan Pajak Tumbuh 30 Persen Tanpa Naikkan Tarif

Jumat, 04 September 2026 | 13:59

Target Lifting 2027 Diproyeksi Tercapai, Sumur Rakyat Jadi Penopang

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi Indonesia kepada Investor Rusia

Jumat, 04 September 2026 | 13:33

Gus Kikin Mulai Susun Kepengurusan PBNU di Hari Perdana Ngantor

Jumat, 04 September 2026 | 13:31

Label “No Pork, No Lard” Tak Otomatis Berarti Halal

Jumat, 04 September 2026 | 13:20

Kenaikan Tarif Masuk Ragunan Masih Ramah di Kantong

Jumat, 04 September 2026 | 13:12

Legislator Soroti Anggaran Pemulihan Kantor DPRD NTB-Sulsel Pasca Demo Agustus 2025

Jumat, 04 September 2026 | 13:08

Pembangunan Dapur MBG Pakai APBN Jangan Jadi Beban Negara

Jumat, 04 September 2026 | 13:06

Pemerintah Diminta Evaluasi Harga Eceran Tertinggi Beras

Jumat, 04 September 2026 | 13:01

Selengkapnya