Berita

Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan RS (38) yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di kasus dugaan tindak pidana peredaran obat keras di wilayah Tanah Abang (Foto: Dok Polda Metro Jaya)

Presisi

Bandar Obat Keras yang Buron Akhirnya Ditangkap di Tanah Abang

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 08:04 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Subdit 3 Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengamankan RS (38), pria yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus dugaan peredaran gelap obat keras daftar G di wilayah Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa, 1 September 2026.

Kasubdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Ade Candra menjelaskan, penangkapan RS merupakan hasil pengembangan kasus yang sebelumnya diungkap Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Dalam pengungkapan sebelumnya, polisi mengamankan lima pelaku lainnya, yakni K (40), AM (43), B (40), GR (25), dan RN (34). Polisi juga menyita 575.200 butir obat keras daftar G yang diduga akan diedarkan secara ilegal.


Ade mengatakan, RS diduga berperan sebagai bandar besar dalam peredaran ilegal obat keras di wilayah Kecamatan Tanah Abang. RS juga diduga berkaitan dengan pengungkapan kasus pada 25 Juli 2026 yang mencatat barang bukti obat keras sebanyak 757.200 butir dan uang hasil penjualan sebesar Rp140.691.000.

"Saudara RS berperan sebagai bandar besar terkait dengan peredaran ilegal obat keras di wilayah Kecamatan Tanah Abang dan juga terkait dengan pengungkapan yang kami lakukan sebelumnya pada hari Sabtu, 25 Juli 2026 dengan barang bukti obat keras sebanyak 757.200 butir dan uang hasil penjualan sebanyak Rp140.691.000," kata Ade dalam keterangan resmi pada Kamis, 3 September 2026.

Atas pengungkapan tersebut, penyidik mengimbau masyarakat tidak memberikan ruang bagi peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba.

"Saat ini keenam tersangka dan seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan penyidikan lebih lanjut," kata Ade.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya