Berita

PLTS Gilimanuk yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS) yang berada di Gilimanuk, Jembrana, Bali sebagai salah satu pengembangan tahap awal Program PLTS 100 GWp yang dicanangkan Presiden RI. (Foto: BPMI Setpres)

Bisnis

Dukung Program PLTS 100 GWp

PLN dan Pemprov Bali Kolaborasi Percepat Pengembangan Infrastruktur Energi Bersih

JUMAT, 04 SEPTEMBER 2026 | 06:52 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT PLN (Persero) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memperkuat sinergi dalam mempercepat pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang berkelanjutan di Provinsi Bali. Langkah kolaboratif ini menjadi bagian dari upaya mendukung Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 Gigawatt peak (GWp).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Percepatan Pengembangan Infrastruktur Ketenagalistrikan Berbasis Energi Terbarukan di Provinsi Bali antara Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dan Gubernur Bali, I Wayan Koster di Jembrana, Bali, Selasa, 25 Agustus 2026.

Gubernur Bali, I Wayan Koster, menilai dukungan pemerintah pusat dan sinergi dengan PLN menjadi faktor penting dalam mewujudkan program Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih sebagai bagian dari visi pembangunan daerah. Program tersebut telah memiliki landasan hukum melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019.


"Jadi semuanya sudah dirancang sejak tahun 2019 yang lalu, namun belum bisa berjalan optimal karena situasi pada saat itu kurang kondusif, Covid-19 dan masalah lain. Kali ini menemukan momentum yang tepat bersama Bapak Presiden dan Bapak Menteri ESDM, (program) ini akan bisa segera diwujudkan," terang I Wayan Koster dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Jumat, 4 September 2026.

Menurutnya, pengembangan PLTS di Bali tidak hanya berperan dalam memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga dapat memperkuat citra pariwisata Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia yang mengedepankan kelestarian lingkungan.

“Manfaat daripada PLTS ini tidak saja untuk memenuhi kebutuhan energi, tapi juga meningkatkan citra pariwisata Bali. Karena Bali merupakan daerah wisata utama dunia yang perlu didukung dengan ekosistem lingkungan yang bersih,” ujar I Wayan Koster.

Menyambut baik dukungan Pemprov Bali, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan kesiapan perseroan untuk mempercepat pengembangan infrastruktur energi terbarukan di Bali sebagai bagian dari Program PLTS 100 GWp. Langkah tersebut sekaligus mendukung Asta Cita Pemerintah dalam mewujudkan swasembada dan memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi sumber energi domestik.

“Kami siap menjalankan arahan dari Bapak Presiden dan perjanjian kerjasama antara pemerintah pusat, PT PLN (Persero) dengan Gubernur Bali di dalam hal ini. Ini sebagai contoh bagaimana program bisa kami akselerasi dengan cepat. Bahkan, pembebasan lahan bisa berjalan dengan cepat. Kemudian pembangunan juga bisa kita akselerasi sehingga Program PLTS 100 gigawatt peak ini bisa berjalan dengan cepat,” jelas Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan menjelaskan bahwa sebagai bagian dari Program PLTS 100 GWp, tahap awal pengembangan di Bali akan mencakup PLTS dengan total kapasitas mencapai 1.000 Megawatt peak (MWp) yang didukung Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 3.300 Megawatt hour (MWh) yang setara eliminasi bahan bakar minyak (BBM) sebesar 0,5 juta kilo liter per tahun. 

Pengembangan tersebut akan dilakukan di sejumlah lokasi dan akan diawali lokasi Monumen Operasi, Gilimanuk dengan PLTS 300 MWp dan BESS 1.000 MWh.

“Melalui program yang luar biasa ini, kita tidak hanya meningkatkan ketahanan energi Republik Indonesia, tetapi juga menyediakan listrik yang lebih affordable sekaligus mengurangi ketergantungan pada listrik berbasis impor dengan menggantinya melalui sumber listrik domestik. Tentu saja, langkah ini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan membantu memerangi kemiskinan. Pada akhirnya, bangsa kita akan menjadi bangsa yang semakin maju,” pungkas Darmawan.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya