Berita

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri bongkar tiga website judi online (judol) beromzet hingga Rp1 triliun per tahun. (Foto: Dok. Divhumas Polri)

Presisi

Membongkar Jejak Uang 3 Situs Judol, Nilainya Bikin Melongo

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 21:33 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar jaringan judi online (judol) yang mengoperasikan tiga situs, yakni 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88.

Ketiga situs tersebut diketahui memiliki omzet transaksi mencapai lebih dari Rp1 triliun dalam satu tahun.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Adex Yudiswan mengatakan, ketiga situs judol tersebut beroperasi secara nasional hingga internasional. Pusat kendali operasionalnya diketahui berada di luar negeri.


"Website perjudian online ini beroperasi secara nasional maupun internasional. Berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan oleh penyidik, ditemukan fakta bahwa pusat kendali operasional seluruh website tersebut berada di luar negeri," kata Adex dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis, 3 September 2026.

Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik menangkap lima tersangka berinisial MAY, APU, R, GG, dan TS. Mereka memiliki peran berbeda dalam menjalankan operasional perusahaan fiktif yang digunakan untuk menampung dan mengelola transaksi dari situs judol tersebut.

Adex menjelaskan, tersangka APU berperan sebagai pihak yang mendapat perintah dari R sekaligus menjadi penghubung dengan MAY yang ditunjuk sebagai direktur PT UPT.

Sementara itu, R berperan memerintahkan APU mencari direktur fiktif untuk PT UPT. Perusahaan tersebut kemudian digunakan untuk membuka rekening bank yang menampung transaksi dari situs 1XBET, AJ8KEREN, dan EMPIRE88.

R ditangkap di Tangerang Selatan pada Senin, 13 Juli 2026. Sedangkan APU dan MAY ditangkap di Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu, 15 Juli 2026. Tersangka GG berperan mengurus administrasi dan legalitas PT UPT. Ia ditangkap di Jakarta Timur pada Senin, 13 Juli 2026.

Adapun TS berperan mengatur transaksi keuangan perusahaan fiktif tersebut. TS ditangkap di Tangerang Selatan pada Senin, 20 Juli 2026. Polisi juga masih memburu seorang tersangka berinisial FP yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan dikenakan pencekalan.

Berdasarkan hasil penyidikan, total transaksi melalui sistem pembayaran perjudian daring yang menggunakan PT UPT mencapai Rp1.037.790.052.498.

"Setelah dilakukan penyidikan, estimasi perolehan keuntungan berdasarkan fakta transaksi sistem pembayaran perjudian daring PT UPT periode Januari sampai dengan 2026 tercatat transaksi sebesar Rp1.037.790.052.498, atau setara Rp260.000.000.000 per bulan atau setara Rp8.600.000.000 per hari," jelas Adex.

Sebagai langkah pencegahan, penyidik juga telah mengajukan permohonan pemutusan akses atau take down seluruh situs judi online tersebut kepada Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Para tersangka dijerat Pasal 26 ayat (1) dan/atau Pasal 82 dan/atau Pasal 85 UU 3/2011 tentang Tindak Pidana Transfer Dana dan/atau Pasal 607 UU 1/2023 tentang KUHP serta penyertaan Pasal 20 huruf c dan Pasal 202 ayat (1) UU 1/2023 tentang KUHP. Mereka terancam hukuman pidana penjara maksimal 15 tahun.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya