Berita

Logo PBNU. (Foto: RMOL)

Politik

Kedekatan NU dengan Pemerintah Tak Boleh Hilangkan Independensi

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 16:46 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengamat politik AS Hikam menilai pemerintah membutuhkan dukungan Nahdlatul Ulama (NU) di tengah situasi negara yang dinilainya menghadapi berbagai kecenderungan krisis, mulai dari persoalan politik, hukum, moral, hingga ekonomi.

Menurut AS Hikam, kondisi tersebut pada akhirnya dapat mengancam ketahanan negara. Karena itu, pemerintah membutuhkan kekuatan masyarakat sipil, termasuk NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia.

"Pemerintah sangat memerlukan dukungan Nahdlatul Ulama itu juga sesuatu yang kita bisa maklumi. Situasi negara ini kan sudah mengalami kecenderungan akan ada krisis," kata AS Hikam di kanal Youtube Bambang Widjojanto, Kamis, 3 September 2026.


Menurutnya, dalam menghadapi situasi tersebut, pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Masyarakat sipil perlu dilibatkan untuk bersama-sama menjaga ketahanan negara.

"Kalau kita bicara masyarakat sipil Indonesia, ormas mana yang paling besar yang mempunyai kapasitas untuk diajak melakukan itu bersama-sama pemerintah? Salah satunya sudah pasti Nahdlatul Ulama," ujarnya.

Meski demikian, AS Hikam mengingatkan kedekatan NU dengan pemerintah tidak boleh dimaknai sebagai bentuk dukungan tanpa batas terhadap seluruh kebijakan pemerintah.

Menurutnya, NU memiliki tanggung jawab untuk tetap memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena itu, ketika kepentingan pemerintah tidak bertentangan dengan kepentingan masyarakat, dukungan NU dapat diberikan. Namun, NU harus tetap bersikap independen apabila terjadi benturan kepentingan.

"Masalahnya sekarang NU kan juga punya beban tersendiri di dalam soal ini. Kedekatan dengan pemerintah itu tidak bisa kemudian ditafsirkan secara serta-merta bahwa apa pun yang diinginkan pemerintah pasti 100 persen didukung," tegasnya.

"Tidak juga begitu. Karena di antara berbagai hal, NU juga punya proposisi untuk membela kepentingan-kepentingan masyarakat," lanjut AS Hikam.

Ia menilai independensi tersebut menjadi penting agar NU tetap dapat menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat.

"Selama kepentingan pemerintah itu tidak bersinggungan dengan itu mungkin iya didukung. Tetapi begitu bersinggungan, NU tetap harus mempunyai kemampuan untuk tetap independen," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya