Berita

Pelaku sepeda untuk transportasi. (Foto: Istimewa)

Nusantara

KPBB Tolak Usulan Pembongkaran Lajur Sepeda di Jakarta

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 15:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Lajur sepeda terproteksi bukan sekadar fasilitas tambahan bagi pesepeda, melainkan infrastruktur keselamatan jalan dan instrumen mobilitas berkelanjutan. 

Demikian penegasan Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB) Ahmad Safrudin merespons kabar adanya usulan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk membongkar lajur sepeda terproteksi, dengan dalih kendaraan bermotor perlu pelebaran jalan untuk lalu lintasnya agar tidak macet.  

Safrudin menekankan bahwa lajur sepeda terproteksi keberadaannya perlu dipertahankan, sementara kualitas desain, proteksi, konektivitas, integrasi angkutan umum, dan penegakan hukumnya harus terus ditingkatkan. 


"Kebijakan transportasi yang berorientasi pada keselamatan manusia tidak seharusnya mengurangi perlindungan bagi pengguna jalan yang rentan, tetapi justru memperkuatnya," kata Safrudin dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis 3 September 2026.

Ia  mengingatkan pencemaran udara telah menjadi problem akut dan kronis di Jakarta dan kota-kota besar lainnya.  

Di Jakarta, sebagian besar parameter pencemaran udara seperti PM10, PM2.5, SOx, NOx dan O3 telah melampaui baku mutu emisi udara ambient nasional.  

PM2.5 misalnya, dalam dua dekade ini menunjukkan angka rata-rata tahun di atas 40 µg/m3, sementara baku mutu udara ambient nasional 15 µg/m3 dan bahkan baku mutu menurut WHO 5 µg/m3.  

Keadaan ini menyebabkan 58.1% warga DKI Jakarta menderita sakit/penyakit terkait pernafasan yang berkorelasi dengan pencemaran udara.  

Data juga menunjukkan bahwa kendaraan bermotor adalah sumber pencemaran tertinggi dengan 57% penyumbang emisi PM2.5, 47% emisi PM10, 32% emisi SOx, 70% emisi NOx, dan 90% emisi HC dan CO.

Perda No 2/2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara dan Perda No 5/2014 tentang Transportasi mengamanatkan untuk melakukan langkah nyata dan tegas serta berkelanjutan untuk pengendalian pencemaran udara dan penerapan transprotasi perkotaan yang berkelanjutan. 

“Pergub DKI Jakarta No. 128 Tahun 2019 tentang Penyediaan Lajur Sepeda adalah policy guidance untuk menjalankan amanat peraturan perundangan tersebut," kata Safrudin. 

Sehingga, kata Safrudin, ketika Pemprov DKI Jakarta telah membangun lajur sepeda terproteksi dan lajur sepeda lainnya maka mutlak harus dipertahankan dan ditingkatkan”.

"Kami menyeruan Gubernur DKI Jakarta untuk mempertahankan dan meningkatkan lajur sepeda terproteksi dan lajur sepeda lainnya," pungkas Safrudin.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya