Berita

Gedung Kementerian Perdagangan. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Kemendag Panggil MAP Group terkait Aduan Konsumen Promo BOGO

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 15:00 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta klarifikasi PT MAPCLUB Digital Asia dan PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk terkait sejumlah pengaduan konsumen dalam program Buy 1 Get 1 Free (BOGO) yang berlangsung pada 29 Juli-2 Agustus 2026.

Klarifikasi dilakukan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) menyusul pengaduan transaksi melalui platform MAP Group, yakni planetsports.asia, sportsstation.id, dan mapclub.com.

Direktur Pemberdayaan Konsumen Kemendag Immanuel Tarigan Sibero mengatakan, klarifikasi dilakukan untuk memastikan pengaduan konsumen ditindaklanjuti secara bertanggung jawab.


“Setiap pengaduan konsumen perlu ditangani secara serius dan diselesaikan secara bertanggung jawab," kata Immanuel, dikutip Kamis, 3 September 2026.

Menurut Immanuel, pelaku usaha perlu memastikan konsumen memperoleh informasi yang jelas mengenai transaksi, status pesanan, pengiriman, maupun mekanisme pengembalian dana apabila terdapat transaksi yang tidak dapat dipenuhi.

Pengaduan konsumen mencakup keterlambatan dan ketidakjelasan pengiriman, barang tidak lengkap atau tidak sesuai pesanan, pembatalan, refund, sinkronisasi pembayaran, informasi promosi, hingga kendala teknis.

Senior Division Manager e-Commerce Commercial PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk Christina Julita menjelaskan, lonjakan volume pesanan selama promo BOGO membuat sebagian pesanan membutuhkan waktu lebih lama untuk dipenuhi dan dikirim.

Sistem MAP Group mengintegrasikan stok dari berbagai toko dan gudang sehingga satu pesanan dapat dikirim dari lokasi berbeda. Christina juga mengakui terdapat sejumlah nomor resi yang tidak dapat dilacak.

“Perkembangan pengiriman telah diinformasikan kepada konsumen melalui surat elektronik (email), media sosial, serta banner pada situs resmi,” kata Christina.

Untuk barang tidak lengkap, salah kirim, ketidaksesuaian ukuran, maupun barang yang tidak lengkap dalam satu set, MAP melakukan pengiriman barang yang kurang, penarikan barang, hingga refund sesuai permasalahan.

Head of Product & Operation PT MAPCLUB Digital Asia Evelyn mengatakan, perusahaan juga menghubungi konsumen melalui email untuk memproses refund atas pesanan yang dibatalkan maupun dana yang belum dikembalikan.

Dalam kasus tertentu, perusahaan memberikan voucher sebagai kompensasi. Sementara kendala sistem atau sinkronisasi pembayaran ditindaklanjuti dengan menghubungi konsumen dan melakukan pengembalian dana.

Terkait program BOGO, Evelyn mengatakan, syarat dan ketentuan promosi telah dicantumkan pada halaman promosi di situs web. Pengaduan akibat perbedaan pemahaman atas ketentuan promo ditindaklanjuti melalui pembatalan pesanan dan refund.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya