Berita

Direktur Avrist Assurance (AVRASS) Aldi Rinaldi (Kedua dari kanan) saat konferensi pers di Jakarta, Kamis 3 September 2026 (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Agen Asuransi Masuk Era Sertifikasi Profesi

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 14:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Industri asuransi jiwa mulai memperkuat standar profesionalisme agen melalui penerapan sertifikasi profesi. Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan kompetensi agen yang menjadi salah satu kanal distribusi produk asuransi.

Direktur Avrist Assurance (AVRASS) Aldi Rinaldi  mengatakan, saat ini terdapat sekitar 1.900 agen yang terdaftar di Avrist. Menurut dia, peningkatan kualitas agen menjadi bagian dari perkembangan industri asuransi.

"Sesuai dengan semangat dari industri asuransi, kita akan mengembangkan agen yang lebih profesional dan lebih berkualitas. Oleh karena itu, di asosiasi juga sekarang kita ada yang namanya sertifikasi," ujar Aldi.


Dia mengatakan, asosiasi industri pada Agustus 2026 telah memperoleh izin untuk menjadi lembaga sertifikasi profesi. Selanjutnya, agen asuransi akan diarahkan untuk mengikuti sertifikasi tersebut.

Avrist, kata Aldi, juga memiliki program pengembangan agen yang dilakukan secara internal maupun melalui asosiasi.

"Saat ini kita ada di angka 1.900-an agen yang terdaftar di Avrist. Tentunya angka ini menjadi satu bentuk tanggung jawab Avrist juga tentang bagaimana meningkatkan kualitas dari agen-agen tersebut," katanya.

Sementara itu, terkait dampak bencana terhadap bisnis asuransi jiwa, Aldi mengatakan hingga kini belum terdapat permintaan klaim dalam jumlah signifikan di Avrist.

Menurut dia, perusahaan masih berkoordinasi dengan asosiasi industri untuk mengantisipasi kemungkinan meningkatnya klaim akibat bencana. Jika jumlah klaim cukup besar, koordinasi melalui asosiasi dinilai diperlukan agar penanganannya dapat dilakukan secara lebih terarah.

"Secara asuransi jiwa, kita saat ini belum ada permintaan klaim yang signifikan terkait bencana. Kami sedang berkoordinasi, di asosiasi juga sedang koordinasi," ujar Aldi. 

Dia menambahkan, penanganan klaim perlu dilakukan sesegera mungkin apabila pengajuan klaim telah memenuhi ketentuan yang berlaku.


Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya