Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Dunia

Prabowo Minta Maaf ke Putin, Absen Dua Agenda Penting Rusia Juni Lalu

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 12:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Rusia Vladimir Putin karena tidak dapat menghadiri dua agenda penting di negara itu pada bulan Juni lalu. 

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri jamuan makan siang bersama Putin di Vladivostok, Kamis, 3 September 2026.

Dalam pidatonya, Prabowo terlebih dahulu menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada 12 Juni 2026. 


Dia juga menyampaikan ucapan selamat atas penyelenggaraan KTT peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada 18 Juni 2026.

"Izinkan saya untuk menyampaikan ucapan selamat atas peringatan hari nasional federasi russia pada tanggal 12 juni 2026 juga atas penyelenggaraan KTT peringatan Asean Russia ke 35 pada tanggal 18 juni 2026," ujarnya.

Kepala Negara kemudian menjelaskan alasan dirinya tidak dapat menghadiri dua agenda tersebut. Ia mengaku harus berada di dalam negeri karena terdapat persoalan yang tidak dapat ditinggalkan. 

"Saya mohon maaf sebesar-besarnya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan," ujarnya.

Lebih lanjut, Prabowo menganggap kunjungannya ke Vladivostok sebagai momentum untuk memenuhi utang setelah absen dari dua agenda penting Rusia.

"Tapi, saya membayar hutang saya dengan hadir di Vladivostok sekarang," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Presiden RI juga menyampaikan kehormatan Indonesia dapat berpartisipasi dalam Forum Ekonomi Timur ke-11. 

Menurutnya, forum tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan kerja sama dan konektivitas kawasan, seraya menegaskan kesiapan Indonesia memperkuat kolaborasi di berbagai bidang. 

"Indonesia terus berupaya untuk terus meningkatkan kerjasama di segala bidang demi mencapai keuntungan bagi kedua negara kita," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya