Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/ Alifia)

Bisnis

Purbaya Jamin Bayar Utang Kopdes ke Bank Tepat Waktu Sebelum Jatuh Tempo

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 12:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak akan terlambat membayarkan cicilan utang BUMN Agrinas terkait program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kepada perbankan.

Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya menyusul beredarnya dokumen hasil verifikasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyebut estimasi dana pemerintah untuk memenuhi kewajiban cicilan tersebut hanya sebesar Rp8,1 triliun.

Purbaya menegaskan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk membayar kewajiban senilai Rp40 triliun tersebut. Menurutnya, pembayaran cicilan menjadi bagian penting untuk menjaga keberlangsungan sistem perbankan.


"Kita setiap bayar Rp40 triliun cicilan juga dengan kesiapan perbankan. Jadi enggak ada keterlambatan pembayaran cicilan pemerintah. Kita harus menjaga kondisi sistem perbankan kita," kata Purbaya di Mahkamah Agung, Jakarta, dikutip Rabu, 3 September 2026.

Purbaya sebelumnya juga membantah anggapan bahwa dana pembayaran cicilan utang Agrinas kepada perbankan berasal dari Dana Desa.

Ia menegaskan kondisi kas pemerintah saat ini mencukupi untuk memenuhi kewajiban tersebut. Adapun pemerintah, kata Purbaya saat ini memiliki dana tunai lebih dari Rp500 triliun.

“Uang saya (Kemenkeu) sekarang ada Rp500 triliun lebih, cash-nya sekarang… kalau dibilang uang saya Rp8,1 triliun (untuk cicilan Agrinas) ya enggak. Udah disiapkan kok Rp40 triliun,” jelasnya.

Agrinas sendiri ditunjuk pemerintah sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana KDMP. BUMN yang belum genap berusia dua tahun itu memperoleh fasilitas pinjaman dari perbankan Himbara dengan nilai mencapai Rp240 triliun untuk sekitar 80.000 unit koperasi.

Dalam skema pembiayaan tersebut, kewajiban pembayaran pinjaman Agrinas ditanggung pemerintah selama enam tahun. Setiap tahunnya, pemerintah harus membayarkan cicilan sebesar Rp40 triliun kepada perbankan, di luar bunga.

"Iya kita bayar utangnya, itu kan Rp240 triliun kreditnya kira-kira setiap tahun di-stretch ke 6 tahun kan. Jadi setiap tahun itu (angsuran) pokoknya jatuh Rp40 triliunan, tambah bunga sedikit," kata Purbaya dalam media briefing, Rabu 5 Agustus 2026 lalu.

Cicilan pertama pada 2026 dijadwalkan jatuh tempo pada 25 September mendatang. Dengan tenggat pembayaran yang semakin dekat, Purbaya memastikan pemerintah akan menyiapkan skema agar kewajiban tersebut dapat dibayarkan tepat waktu.

"Nanti kita akan carikan cara khusus untuk memastikan semuanya bisa berjalan dengan lancar. Kita lihat nanti ada nggak cara untuk memastikan kewajiban pemerintah yang harus dibayarkan, bisa kita bayarkan," tandasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya