Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Partai Demokrat)

Politik

Demokrat Dorong Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Terus Berkelanjutan

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 11:20 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 692 aksi peduli lingkungan tuntas digelar serentak di berbagai daerah melalui Gerakan Nasional Langit Biru Indonesia Asri. Gerakan yang berlangsung selama delapan pekan itu sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat.

Rangkaian aksi yang digelar pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat tersebut resmi berakhir pada 28 Agustus 2026, setelah dimulai sejak 10 Juli 2026.

Jumlah aksi yang terlaksana bahkan melampaui target awal sebanyak 666 kegiatan. Tak hanya itu, gerakan tersebut melibatkan 84.032 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, komunitas, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga masyarakat umum.


Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, Gerakan Langit Biru Indonesia Asri merupakan bentuk komitmen dan kontribusi Partai Demokrat dalam menghadirkan aksi nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Seperempat abad Partai Demokrat, kita birukan langit kita. Kalau udara bersih, pantai bersih, insya Allah masyarakat akan hidup lebih sehat, nyaman, dan sejahtera. Demokrat ingin terus hadir dan berkontribusi untuk itu," kata AHY, Kamis, 3 September 2026.

Berbagai aksi nyata yang dilakukan juga menghasilkan sejumlah capaian. Sebanyak 419,03 ton sampah berhasil dibersihkan, 30.894 pohon ditanam, 8.657 orang mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, serta 57 rumah ibadah dan fasilitas umum dicat maupun dibersihkan.

AHY menekankan, kepedulian terhadap lingkungan tidak seharusnya hanya muncul pada momentum tertentu, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, ia berharap semangat yang telah tumbuh selama rangkaian kegiatan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

"Saya berharap Gerakan Langit Biru tidak berhenti setelah perayaan ulang tahun ke-25, melainkan menjadi gerakan yang semakin luas dan melibatkan lebih banyak masyarakat," ujar AHY.

Koordinator Nasional Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Ossy Dermawan, mengatakan pelaksanaan gerakan tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan AHY untuk mengisi momentum seperempat abad Partai Demokrat dengan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Menurut Ossy, keterlibatan berbagai elemen dalam rangkaian kegiatan menunjukkan bahwa persoalan lingkungan dapat menjadi ruang bersama untuk membangun kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

"Ketika berbicara tentang kebersihan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan, itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Mudah-mudahan gerakan ini mampu menggelorakan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan di tengah masyarakat," ujar Ossy.

Menutup rangkaian delapan pekan tersebut, Ossy menegaskan bahwa berakhirnya pelaksanaan program secara resmi bukan berarti berakhir pula semangat yang telah dibangun bersama. Ia berharap kepedulian terhadap lingkungan dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan dan bagian dari kehidupan sehari-hari.

"Terima kasih kepada seluruh kader, masyarakat, dan semua pihak yang telah berpartisipasi dan bergotong royong selama delapan pekan. Semoga semangat ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari langkah Partai Demokrat untuk hadir, berbuat, dan memberi manfaat bagi masyarakat," pungkas Ossy.

Rangkaian kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Melalui Gerakan Langit Biru Indonesia Asri, Partai Demokrat juga ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan masyarakat di berbagai daerah.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya