Berita

Wang Li-Chan alias WLC (30) warga negara Taiwan yang jadi tersangka penyelundupan 800 kilogram ketamin HCl di perairan Anambas dan Natunna, Kepulauan Riau (Kepri) tiba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Rabu malam, 2 September 2026. (Foto:RMOL)

Hukum

WN Taiwan Jadi Tersangka Penyelundupan 800 Kg Ketamin

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menetapkan warga negara Taiwan berinisial Wang Li-Chan alias WLC (30) jadi tersangka penyelundupan 800 kilogram ketamin HCl di perairan Anambas dan Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) pada Rabu, 2 September 2026.

Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba (Wadirtipidkor) Bareskrim Polri Kombes Albert Raden Deddy Sulistyo Nugroho menjelaskan bila WLC berperan sebagai manajer kapal Fuchangxing 1 sekaligus pengendali pengiriman ketamin.

“Satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka berinisial WLC, warga negara Taiwan berusia 30 tahun yang berperan sebagai manajer kapal sekaligus pengendali pengiriman ketamin," kata Albert di Bareskrim Polri, Rabu malam.


Lebih lanjut, penyelundupan ini terungkap dari pengembangan penangkapan mother vessel atau kapal pengangkut berukuran besar King Sun yang kedapatan membawa 1,3 ton ketamin pada awal Agustus lalu

Dari sini, penyidik melakukan pendalaman dan menemukan kecurigaan terhadap kapal lain dengan dan mengarah ke kapal Fungshangxing 1, kapal berbendera Comoros.

“Dari penggeledahan menyeluruh terhadap kapal Fusahangxin 1, Satuan Tugas Operasi Gabungan menemukan 40 karung berisi 800 bungkus ketamin seberat total 800 kilogram yang disembunyikan di ruang kemudi bagian buritan kapal,” ujar Albert.

WLC pun tampak tertunduk lesu saat ini dibawa ke Bareskrim Polri. Meski tekah menetapkan satu tersangka, penyidik masih memeriksa sembilan kru kapal lainnya sebagai saksi.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya