Berita

Representative Image (Foto; DNB)

Dunia

Belanda Pindahkan 86 Ton Cadangan Emas dari AS-Kanada ke London

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 10:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah meningkatnya ketidakpastian dan gejolak geopolitik global, Bank sentral Belanda (DNB) memindahkan 86 ton cadangan emas dari Amerika Serikat dan Kanada ke London, Inggris. 

Presiden DNB Olaf Sleijpen mengatakan pemindahan dilakuman karena DNB menilai emas yang disimpan di London lebih mudah diperdagangkan dibandingkan cadangan yang berada di New York dan Ottawa. 

Kemudahan transaksi itu dinilai penting agar cadangan emas dapat segera digunakan ketika menghadapi situasi krisis.


"Dengan langkah ini, kami telah meningkatkan kemampuan untuk menggunakan cadangan emas. Kami berasumsi bahwa kami tidak akan pernah perlu menggunakan emas tersebut, tetapi hal ini tetap diperlukan untuk memperkuat ketahanan dan kesiapan kami," ujar Sleijpen, dikutip Kamis, 3 September 2026.

Total cadangan emas Belanda tercatat mencapai 612,4 ton dengan nilai sekitar 72,2 miliar euro pada akhir 2025. Sebelum pemindahan, 31,3 persen cadangan emas berada di New York dan 19,7 persen di Ottawa. 

Setelah relokasi, porsi emas di London meningkat dari 18,1 persen menjadi 32,1 persen, sedangkan 30,8 persen lainnya tetap disimpan di Belanda.

DNB menjelaskan, pemindahan dilakukan melalui kombinasi transaksi jual-beli dan pengangkutan emas secara fisik. 

Lebih dari 27 ton emas fisik dipindahkan dari Amerika Serikat dan Kanada ke Zeist, Belanda, lalu dalam jumlah yang sama dikirim dari Zeist menuju London. 

Skema ini memungkinkan DNB menghindari peleburan batangan emas sekaligus menekan risiko yang muncul dalam proses pemindahan emas fisik dalam jumlah besar.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya