Berita

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Bisnis

Kebijakan Bank Sentral Siap Berfokus Hadapi Gejolak Global

KAMIS, 03 SEPTEMBER 2026 | 02:08 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan arah kebijakan bank sentral ke depan akan tetap berfokus pada upaya menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan Destry setelah resmi menjabat sebagai Gubernur BI periode 2026-2031. Ia mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Ketua Mahkamah Agung (MA) Sunarto, Rabu 2 September 2026.

Destry mengatakan ketidakpastian dan gejolak ekonomi global masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi arah kebijakan BI, khususnya dalam jangka pendek.


"Kalau bertanya bagaimana stance policy dari kami ke depan tentu tetap pertama kita akan mengupayakan stabilitas dan tentunya untuk mencapai stabilitas kita bisa bekerja sama," ujar Destry dalam konferensi pers di Gedung MA, Jakarta.

Menurut Destry, menjaga stabilitas ekonomi bukan hanya menjadi tugas BI. Diperlukan sinergi dengan pemerintah, kementerian, dan lembaga terkait untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi nasional.

"Untuk mencapai stabilitas kita bisa bekerja sama. Jadi tidak dengan Bank Indonesia sendiri, kita bisa mengajak tentunya bersama dengan tadi sinergi merah-putih," jelasnya.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah pengendalian inflasi. Destry menyebut hal tersebut masih menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani melalui penguatan koordinasi antarlembaga.

"Seperti inflasi yang itu tentu akan menjadi PR bagi kita, bagi kami di Bank Indonesia dengan terus meningkatkan sinergi dengan kementerian dan lembaga terkait," paparnya.

Di samping menjaga stabilitas, Destry mengatakan BI juga akan menjalankan mandat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

Kebijakan tersebut nantinya diarahkan untuk menciptakan iklim ekonomi yang kondusif, mendorong pertumbuhan sektor riil, serta membuka lebih banyak lapangan kerja.

"Ini akan kami wujudkan juga dalam kebijakan dan tentunya akan terus bersinergi juga dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya karena ini menjadi PR kita bersama," tandasnya.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya