Berita

Eks PM Inggris Keir Starmer (Foto: X)

Global

Mantan PM Inggris Keir Starmer Tinggalkan Parlemen, Fokus Urusan Internasional

RABU, 02 SEPTEMBER 2026 | 16:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Keir Starmer resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai anggota parlemen (MP) untuk daerah pemilihan Holborn and St Pancras. 

Keputusan itu diambil hanya beberapa pekan setelah dirinya meninggalkan jabatan perdana menteri dan akan memicu pemilihan sela (by-election) di London.

Starmer sebelumnya menyatakan akan tetap menjadi anggota parlemen hingga pemilu Inggris berikutnya yang dijadwalkan pada 2029. Namun, setelah melalui sejumlah pertimbangan, ia memilih mengakhiri masa pengabdiannya di parlemen yang telah dijalani selama 11 tahun.


Kepada Camden New Journal, Starmer mengatakan dirinya telah memutuskan bahwa kini merupakan waktu yang tepat untuk menyerahkan kursi tersebut kepada penerusnya. 

Ke depannya Starmer mengaku akan mencurahkan perhatian pada urusan internasional, termasuk sektor pertahanan, keamanan, perdagangan, dan teknologi seiring perubahan dunia yang berlangsung pesat.

"Merupakan suatu kehormatan dan hak istimewa yang besar untuk mewakili Holborn dan St Pancras selama 11 tahun terakhir," ujarnya, dikutip Rabu, 2 September 2026.

Selain urusan internasional, Starmer menegaskan akan tetap memperjuangkan isu kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan. 

"Saya juga akan terus, seperti yang telah saya lakukan sejak lama bersama pihak lain, bekerja untuk memerangi kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan; itu adalah isu yang sangat penting bagi saya," sambungnya.

Kepergian Starmer akan memicu pemilihan sela di Holborn and St Pancras, wilayah yang selama ini menjadi basis kuat Partai Buruh. 

Pada Pemilu 2024, Starmer kembali mempertahankan kursi tersebut dengan keunggulan lebih dari 11.000 suara.

Pemimpin Partai Buruh sekaligus Perdana Menteri Inggris Andy Burnham memberikan penghormatan atas pengabdian Starmer. 

"Dia telah mengabdikan hidupnya untuk pelayanan publik bagi negara ini, khususnya bagi mereka yang memperjuangkan keadilan," kata Burnham.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya