Berita

Upaya jemput bola administrasi kependudukan bagi masyarakat rentan di Kota Tarakan. (Foto: Dok. Kemendagri)

Politik

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

SELASA, 01 SEPTEMBER 2026 | 16:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri bersama Dinas Dukcapil Kota Tarakan menggelar program Rebranding Dukcapil melalui aksi jemput bola bagi penduduk rentan pada 25-29 Agustus 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat transformasi dan mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) langsung ke tengah masyarakat Kalimantan Utara.

Wakil Ketua Tim Identitas Penduduk Ditjen Dukcapil Kemendagri, Sesario Fernandes menegaskan, pelayanan adminduk harus responsif dan tidak boleh terkendala oleh keterbatasan akses geografis maupun fisik.


"Pelayanan administrasi kependudukan harus semakin dekat dengan masyarakat. Penduduk rentan juga harus mendapatkan pelayanan yang setara," ujar Sesario dalam keterangannya, Selasa, 1 September 2026.

Ia menambahkan, semangat rebranding ini juga berfokus pada pemanfaatan teknologi serta pemutakhiran data kependudukan sebagai fondasi utama pelayanan publik nasional.

Selama tiga hari pelaksanaan pelayanan lapangan (26-28 Agustus 2026), tim gabungan berhasil menembus 1.387 layanan adminduk.

Rinciannya, pada 26 Agustus di Kantor Lurah Tarakan Utara tercatat 511 layanan, meliputi perekaman dan pencetakan KTP-el, Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA), hingga aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Pelayanan berlanjut di Kantor Lurah Karang Rejo pada 27 Agustus dengan memproses 474 layanan. Sementara pada 28 Agustus di Kecamatan Tarakan Timur, petugas melayani sebanyak 402 dokumen kependudukan.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Tarakan, Hery Purwono menyambut positif sinergi pusat dan daerah ini. Menurutnya, skema jemput bola sangat membantu memangkas birokrasi dan mempercepat pemenuhan hak sipil warga.

"Pelayanan jemput bola memberikan kemudahan bagi masyarakat, terutama penduduk rentan. Kami ingin memastikan kebutuhan dokumen kependudukan dapat dilayani secara cepat dan tepat," kata Hery.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya