Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni. (Foto: Kemenhut)

Politik

Tren Karhutla Menurun tapi Belum Sepenuhnya Aman

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 14:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Tren hotspot kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) secara nasional mulai menurun. Namun, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni menegaskan kondisi Karhutla belum dapat disebut aman dan penanganan harus terus dilakukan.

“Secara nasional saya ingin laporkan kepada masyarakat Indonesia, sekali lagi kondisi kita belum aman dari karhutla namun tren secara nasional juga menurun membaik,” kata Menhut Raja Antoni, usai Rakor Penanganan Karhutla di Palembang, Sumatera Selatan, Senin, 31 Agustus 2026.

Rakor dilakukan bersama Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Danrem 044/GAPO, Kejaksaan Tinggi Sumsel, Danlanud SMH Palembang Kolonel Asep Wahyu Wijaya, Danlanal Palembang Kolonel Arry Hendrawan, Perwakilan DPRD Provinsi Sumsel, bupati dan walikota se Sumsel.


Berdasarkan data tren harian hotspot enam provinsi prioritas pada 29-30 Agustus 2026, hotspot di Kalimantan Tengah turun dari 1.116 menjadi 308 titik atau 72,4%. Kalimantan Barat turun dari 899 menjadi 455 titik atau 49,4%, Kalimantan Selatan dari 108 menjadi 18 titik atau 83,3%, dan Riau dari 3 menjadi 0 titik atau 100%.

Sementara itu, hotspot di Sumatera Selatan pada periode yang sama tercatat naik dari 37 menjadi 39 titik. Di Jambi, hotspot naik dari 1 menjadi 2 titik. Data juga menunjukkan tren hotspot harian Sumatera Selatan dalam lima hari terakhir masih berfluktuasi, yakni 62 titik pada 26 Agustus, 157 titik pada 27 Agustus, 81 titik pada 28 Agustus, 37 titik pada 29 Agustus, dan 39 titik pada 30 Agustus.

Menhut mengingatkan penurunan hotspot tidak berarti persoalan asap telah selesai, terutama di kawasan gambut. Menurut Menhut Raja Antoni, pendinginan dan pembasahan secara intensif diperlukan karena titik api masih dapat kembali muncul.

“Tapi sekali lagi hotspot ini tidak menandakan bahwa tidak ada asap, karena nature-nya gambut meskipun tidak ada apinya asapnya tetap selalu terlalu ada. Apabila tidak diadakan pendinginan, pembasahan atau pendinginan yang intensif ya yang berkali-kali ini masih berpotensi menjadi fire spot kembali,” katanya.

Raja Antoni menegaskan pemerintah terus menangani Karhutla, namun meminta seluruh elemen masyarakat ikut berperan di tengah kondisi El Nino yang sangat kuat.

“Kami berharap kerja sama semua pihak, baik masyarakat, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa ya sampai seluruh elemen masyarakat dibawa untuk sama-sama berpartisipasi menyelesaikan masalah ini,” tutupnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya