Berita

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. (Foto: Puspen TNI)

Nusantara

PLTMH di Pelosok Lanny Jaya Buka Akses Listrik dan Air Bersih bagi Warga

SENIN, 31 AGUSTUS 2026 | 02:09 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) atau Wam Pillamo hadir di Kampung Tabukeker, Distrik Wereka, Kabupaten Lanny Jaya, Papua Pegunungan. Pembangunan fasilitas tersebut dilaksanakan oleh Satgas 511/DY di bawah Kolakopsrem 172/PWY sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses listrik sekaligus air bersih bagi masyarakat yang sebelumnya belum menikmati kedua kebutuhan dasar tersebut.
 
Salah satu masyarakat penerima manfaat di Desa Tabukeker, Aloysius Wenda, menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas pembangunan PLTMH di kampungnya. 

Ia mengatakan, sebelum adanya listrik, anak-anak kesulitan belajar pada malam hari, sementara keterbatasan air bersih bahkan membuat masyarakat terkadang terpaksa mengonsumsi air yang tidak layak untuk sekadar memenuhi kebutuhan minum.
 

 
“Terima kasih kepada Bapak Presiden dan TNI AD yang sudah membantu kampung kami. Sekarang kami sudah bisa mendapatkan listrik dan air bersih,” ungkap Aloysius Wenda dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu, 30 Agustus 2026. 
 
Sementara itu, Dankima Satgas Yonif 511/DY,  Kapten Inf Dwi Supriono, menjelaskan bahwa pembangunan PLTMH tersebut merupakan bagian dari program Presiden Republik Indonesia yang ditujukan bagi masyarakat, khususnya wilayah yang belum teraliri listrik dan memiliki keterbatasan akses air bersih. 

Sistem Wam Pillamo memanfaatkan aliran sungai yang dibendung dan dialirkan menuju turbin untuk menghasilkan energi listrik, sedangkan air buangan dari sistem tersebut kemudian disaring dan dialirkan menggunakan pompa hidran untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
 
Menurutnya, konsep tersebut memungkinkan satu sumber daya alam dimanfaatkan untuk memenuhi dua kebutuhan dasar masyarakat, yakni listrik dan air bersih. Ia berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun serta menggunakannya dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga Kampung Tabukeker.
 
Kehadiran Wam Pillamo di Kampung Tabukeker menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan program Presiden RI di bawah Komando Korem 172/PWY dalam menghadirkan kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah yang memiliki keterbatasan akses listrik dan air bersih. Bagi masyarakat, hadirnya listrik dan air bersih bukan hanya memberikan kemudahan, tetapi juga membuka ruang bagi anak-anak untuk belajar dan masyarakat untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya