DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan menggelar jalan santai sepanjang 3,5 kilometer dan konsolidasi kader di Landasan Ulin, Banjarbaru. (Foto: Dok. Hanura)
DPD Partai Hanura Kalimantan Selatan memanaskan mesin politik menyongsong Pemilu 2029 lewat aksi jalan santai sepanjang 3,5 kilometer dan konsolidasi kader di Landasan Ulin, Banjarbaru.
Iring-iringan ribuan peserta yang didominasi seragam merah putih berlogo Kepala Singa tersebut bergerak dari Kantor DPD Hanura Kalsel dan finis di Gedung Sayed Jafar Alaydrus (SJA), Kotabaru, Minggu, 30 Agustus 2026.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Tim Task Force DPP Hanura Patrice Rio Capella, didampingi Ketua DPD Hanura Kalsel Sayed Jafar Alaydrus, serta jajaran pengurus DPD dan DPC Hanura se-Kalsel.
Rio Capella menegaskan bahwa aksi massa yang diikuti lebih dari 3.000 warga dari 13 kabupaten/kota ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat soliditas partai di Bumi Antasari sekaligus memperingati HUT ke-81 RI.
"Ini bukan ujung dari perjuangan Hanura, tapi titik awal untuk lebih besar ke depan. Terpenting, kegiatan konsisten seperti ini dilakukan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap Hanura dan Pak SJA," ujar Rio.
Wakil Ketua Umum DPP Hanura ini menambahkan, partainya membidik target realistis untuk mengirimkan wakil ke Senayan dari daerah pemilihan Kalsel.
"Kami meyakini, berapapun
parliamentary threshold yang diterapkan, Hanura mampu melewatinya. Di Kalsel, kita harus bisa mendapat satu atau dua kursi DPR RI," tegas Rio.
Sekretaris DPD Hanura Kalsel, Syarifah Santiyansah, mengungkapkan antusiasme warga yang mendaftar menggunakan KTP juga menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk bergabung menjadi bagian dari Partai Hanura.
Instruksi Khusus OSO untuk KaderUsai jalan santai, Tim Task Force DPP Hanura menggelar rapat konsolidasi internal di Gedung Sayed Jafar Alaydrus. Dalam forum tersebut, Rio menyampaikan lima pesan krusial dari Ketua Umum Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO).
Kelima pesan OSO itu meliputi penguatan konsolidasi, menjaga soliditas kader, kesungguhan membangun mesin politik, persiapan matang menuju Pemilu 2029, serta pencapaian kemenangan bersama rakyat.
"Tidak boleh ada keraguan dalam kesungguhan kita menyiapkan mesin politik ini. Kalau ada yang ragu-ragu dan tidak sungguh-sungguh membesarkan partai, jangan ragu untuk tidak dilibatkan," tegas Rio.
Sementara itu, Ketua DPD Hanura Kalsel Sayed Jafar Alaydrus menegaskan fokus utamanya saat ini adalah merapikan struktur organisasi serta memastikan partai lolos verifikasi peserta Pemilu 2029.
"Terpenting, perahu ini lolos verifikasi dan siap berkompetisi. Usai tahapan verifikasi, baru kami memetakan kader-kader potensial yang akan diusung sebagai legislator maupun calon kepala daerah," pungkas SJA.