Berita

Representative Image (Foto: Vemaps)

Global

Ekuador Tetapkan Status Darurat Nasional akibat Ancaman El Nino

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 17:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ekuador menetapkan status darurat nasional menyusul ancaman fenomena iklim El Nino yang diperkirakan dapat menjadi salah satu yang terkuat dalam sejarah.

Keputusan tersebut diumumkan Kementerian Manajemen Risiko Ekuador pada Sabtu waktu setempat, 29 Agustus 2026. 

"Kementerian menyatakan siaga merah di seluruh negeri sebagai respons terhadap fenomena El Nino," lapor Kementerian. 


Pemberlakuan siaga merah mengaktifkan komite-komite darurat yang bertugas mengoordinasikan berbagai langkah pencegahan, termasuk persiapan evakuasi apabila kondisi memburuk. 

Ekuador juga bersiap menghadapi ancaman kekeringan serta kebakaran hutan, khususnya di kawasan Amazon yang berada di bagian timur negara tersebut.

El Nino ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut di wilayah Pasifik ekuator bagian tengah dan timur. Fenomena tersebut dapat mengubah pola angin, tekanan udara, serta curah hujan, sekaligus mengganggu aktivitas perikanan dan migrasi burung.

Dampak El Nino tahun ini telah mulai dirasakan di sejumlah kawasan. Amerika Tengah saat ini menghadapi kekeringan parah, sementara Indonesia juga menghadapi peningkatan risiko kebakaran hutan akibat kondisi cuaca yang diperburuk fenomena tersebut.

Para ilmuwan memperkirakan El Nino akan mencapai puncaknya pada akhir tahun, bahkan diprediksi dapat berkontribusi terhadap rekor suhu panas global pada 2027, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap dampak perubahan pola cuaca di berbagai belahan dunia.

Sebelum Ekuador, Panama, Honduras, dan El Salvador telah lebih dulu menetapkan status darurat akibat El Nino. 

Sementara Peru memberlakukan status darurat di sepertiga wilayah kotanya karena memperingatkan ancaman panas ekstrem dan hujan deras yang berpotensi mengganggu ketersediaan pangan masyarakat.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya