Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri acara Syukuran Kemerdekaan ke-81 RI, dan Silaturahmi Kapolri bersama Garda Satya NKRI di Solo, Jawa Tengah, Minggu, 30 Agustus 2026. (Foto: Humas Polri)

Hukum

Kapolri Hadiri Silaturahmi 6.500 Mantan JI di Solo

Densus 88 Siapkan 15 Program Lanjutan
MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 14:35 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Silaturahmi Akbar bersama Garda Satya NKRI di Solo, Jawa Tengah, Minggu, 30 Agustus 2026. Kegiatan yang digelar bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tersebut diikuti sekitar 6.500 mantam anggota Jamaah Islamiyah (JI) dari Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur.

Garda Satya NKRI merupakan wadah bagi para mantan anggota JI yang dipimpin Ustaz Para Wijayanto. Kegiatan ini menjadi bagian dari roadmap pembinaan selama lima tahun yang disusun Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri setelah deklarasi pembubaran JI pada 30 Juni 2024.

Kepala Densus 88 Antiteror Polri, Irjen Pol Sentot Prasetyo mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengawal proses reintegrasi sosial para mantan anggota JI.


Program pembinaan diarahkan untuk memastikan para eks anggota JI dapat kembali diterima di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komitmen terhadap Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Program ini dirancang berkelanjutan untuk memastikan seluruh eks Jemaah Islamiyah mendapatkan bimbingan agar dapat diterima kembali oleh masyarakat luas sekaligus meneguhkan komitmen menjaga keutuhan NKRI," kata Irjen Sentot di Solo, Minggu, 30 Agustus 2026.

Irjen Sentot menjelaskan, hingga saat ini seluruh struktur keanggotaan JI di 28 provinsi telah melaksanakan deklarasi pembubaran diri secara total.

Densus 88 mencatat sebanyak 7.942 mantan anggota dan simpatisan telah mengikuti berbagai program pembinaan yang tersebar di wilayah tersebut.

Selain itu, Densus 88 telah melakukan assessment transformasi ideologi terhadap 1.611 responden di 11 wilayah strategis. Assessment tersebut dilakukan untuk memetakan kondisi para mantan anggota setelah pembubaran JI.

Upaya reintegrasi juga diarahkan pada aspek kemandirian ekonomi. Polri menggandeng kementerian, lembaga, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menyelenggarakan 19 jenis pelatihan keterampilan.

Pelatihan tersebut antara lain mencakup teknisi AC, barista kopi, content creator, digital marketing, juru sembelih halal, kewirausahaan agribisnis, pertanian terpadu, hingga pendampingan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Densus 88 juga menyiapkan 15 program lanjutan untuk memperkuat transformasi pemikiran dan moderasi beragama para mantan anggota JI.

Sejumlah program yang disiapkan meliputi dialog internal transformasi ideologi, daurah transformasi di lebih dari 30 pondok pesantren, serta pendampingan pesantren bersama Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Program lainnya berupa kuliah diniyah mingguan serta pendampingan bagi istri dan anak mantan anggota JI.

Densus 88 juga akan memperkuat kontra-narasi digital melalui Digital Counter-Narrative Lab, penerbitan buku At-Tatharuff, buletin Jumat, hingga podcast pembanding.

Menurut Irjen Sentot, keberhasilan pelaksanaan roadmap tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Polri dan berbagai mitra di daerah. Kolaborasi dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Polda Jawa Tengah, Kementerian Agama, PWNU Jawa Tengah, serta Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah.

"Melalui ruang dialog terbuka ini, kita menyaksikan kehadiran nyata negara. Kami berharap sinergi ini melahirkan langkah konkret dalam menghadapi dinamika ancaman kekerasan berbasis ekstremisme, sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi bangkitnya afiliasi kelompok ekstremis baru di Indonesia," pungkas Irjen Sentot.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya