Berita

Menteri Perhatian Korea Utara yang baru Kim Song Gi (Foto: KCNA)

Dunia

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 11:20 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Korea Utara merombak jajaran pimpinan militer senior dengan menunjuk Kim Song Gi sebagai Menteri Pertahanan baru. 

Keputusan tersebut diambil dalam rapat kedua Komisi Militer Pusat Partai Pekerja Korea (WPK) ke-9 yang dipimpin Kim Jong Un sehari sebelumnya.

Kantor berita pemerintah KCNA, Minggu, 30 Agustus 2026, menyebut Kim Song-gi yang sebelumnya menjabat Direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea ditunjuk menggantikan No Kwang Chol. 


"Kim Song Gi, direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea Utara, diangkat sebagai menteri pertahanan baru negara itu, menggantikan No Kwang Chol," ungkap laporan tersebut. 

No Kwang Chol yang dicopot dari jabatan Menteri Pertahanan sekaligus dari jajaran pimpinan pusat partai, kemudian ditunjuk sebagai Wakil Direktur Pertama Departemen Industri Munisi WPK.

Dalam perombakan terbaru itu, pejabat militer senior Pak Jong Chon juga kembali ke jajaran terdepan kepemimpinan militer Korea Utara. 

Dia ditunjuk sebagai Wakil Ketua Komisi Militer Pusat WPK setelah terpilih kembali sebagai anggota Komite Sentral dan Politbiro partai.

Jabatan Wakil Ketua Komisi Militer Pusat merupakan posisi strategis yang mengawasi kebijakan militer Korea Utara, sementara lembaga tersebut dipimpin langsung oleh Kim Jong-un. 

KCNA menyebut rapat kedua Komisi Militer Pusat Partai Buruh Korea (WPK) ke-9 itu membahas serangkaian rencana reorganisasi struktural untuk peningkatan dan pengembangan urusan pertahanan secara keseluruhan di masa depan.

Di sisi lain, Kim Jong Un bertemu dengan para ilmuwan, peneliti, dan pejabat dari sejumlah lembaga riset pertahanan serta memberikan penghargaan negara atas kontribusi mereka dalam mengembangkan sistem persenjataan tempur baru.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya