Berita

Merdeka RUN. (Foto: RMOL)

Politik

Ramainya Peserta Merdeka Run Bukan Otomatis Dukungan Politik

MINGGU, 30 AGUSTUS 2026 | 08:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Antusiasme lebih dari 12.000 peserta dalam Merdeka Run 2026 mendapat perhatian dari pengamat politik Hendri Satrio. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat menjadi sinyal bahwa pemerintah masih memiliki daya tarik dan cukup didengar publik.

“Ternyata masih banyak masyarakat yang nurut. Diundang lari, datang, ini keren dan bagus buat pemerintah,” kata Hensa, sapaan karibnya, Minggu, 30 Agustus 2026.

Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat dalam Merdeka Run tetap menjadi catatan positif bagi pemerintah. Setidaknya, pemerintah mampu membuat kegiatan perayaan kemerdekaan yang menarik masyarakat untuk datang dan terlibat langsung.


"Paling tidak, pemerintah mampu membuat perayaan kemerdekaan ini tidak hanya sekedar pidato, tapi masyarakat juga terlibat langsung," kata Hensa.

Namun, ia mengingatkan agar ramainya sebuah kegiatan tidak lantas dibaca terlalu jauh sebagai bentuk dukungan politik terhadap pemerintah.

“Pelarinya banyak yang nurut pemerintah. Tapi ya nurutnya karena diajak lari. Jangan nanti karena yang datang 12 ribu, dianggap semuanya sedang menyatakan dukungan politik,” ujarnya.

Ia menilai kemampuan pemerintah menghadirkan kegiatan yang membuat masyarakat mau berpartisipasi merupakan bagian dari komunikasi publik yang baik.

Menurut dia, pendekatan semacam itu justru lebih mudah diterima publik ketimbang komunikasi pemerintah yang terlalu dipenuhi slogan atau pujian terhadap capaian sendiri.

“Kalau pemerintah bikin kegiatan lalu masyarakat mau datang, ya bagus. Berarti ajakannya sampai. Tidak perlu juga setelah itu kita ramai-ramai jadi pemuja utama pemerintah,” kata Hensa.

Ia menambahkan, antusiasme dalam Merdeka Run dapat menjadi contoh bahwa komunikasi pemerintah tidak selalu harus berlangsung melalui pidato maupun penyampaian kebijakan secara formal.

“Kadang pemerintah cukup bikin acara yang menarik, masyarakat datang, semua senang. Itu juga komunikasi. Yang penting setelah larinya selesai, pemerintah jangan ikut lari dari persoalan masyarakat,” pungkasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya