Mikrotrans atau JakLingko. (Foto: Istimewa)
Mikrotrans atau JakLingko. (Foto: Istimewa)
Direktur Jakarta Institute Agung Nugroho mengatakan, persoalannya bukan hanya soal tarif, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya keluarga yang memiliki anak sekolah.
Agung mengingatkan, bagi sebagian orang, Rp2.000 mungkin terlihat kecil. Namun bagi keluarga kurang mampu, pengeluaran yang terlihat kecil jika harus dibayar setiap hari dapat berubah menjadi beban yang cukup besar dalam sebulan.
Populer
Selasa, 15 September 2026 | 13:16
Kamis, 10 September 2026 | 05:04
Sabtu, 12 September 2026 | 06:08
Minggu, 13 September 2026 | 17:39
Selasa, 15 September 2026 | 09:40
Senin, 14 September 2026 | 21:57
Senin, 14 September 2026 | 17:28
UPDATE
Minggu, 20 September 2026 | 09:51
Minggu, 20 September 2026 | 09:43
Minggu, 20 September 2026 | 08:56
Minggu, 20 September 2026 | 08:49
Minggu, 20 September 2026 | 08:22
Minggu, 20 September 2026 | 08:06
Minggu, 20 September 2026 | 08:06
Minggu, 20 September 2026 | 07:38
Minggu, 20 September 2026 | 06:46
Minggu, 20 September 2026 | 06:19