Berita

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dalam sambutannya pada Launching & Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Gilimanuk, Bali, Selasa (25 Agustus 2026 (Foto:Istimewa)

Bisnis

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 11:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sekaligus melakukan groundbreaking sejumlah proyek PLTS di Gilimanuk, Bali, Selasa 25 Agustus 2026.

Pada tahap awal, program tersebut mencakup 14 proyek dengan total kapasitas 5.300 megawatt peak (MWp) yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mempercepat pengembangan energi baru terbarukan (EBT) dan mewujudkan swasembada energi.

"Hari ini adalah hari yang penting, kita launching listrik dari tenaga surya 100 GW untuk bangsa Indonesia. (Dengan Program PLTS 100 GW), kita akan benar-benar menjadi bangsa yang berdiri di atas kaki kita sendiri," tegas Prabowo.


Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pengembangan PLTS 100 GWp merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk mempercepat kedaulatan energi nasional.

Program tersebut akan dikembangkan melalui sejumlah skenario, antara lain PLTS skala besar, PLTS terapung, PLTS atap, PLTS untuk kawasan industri, serta pemanfaatan energi surya untuk kegiatan produktif.

"Kalau ini mampu kita implementasikan semuanya, kita dapat menurunkan emisi sebesar 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar 6,31 triliun rupiah," ucap Bahlil.

Selain menekan emisi, program ini diproyeksikan menciptakan sekitar 5,5 juta lapangan kerja, terdiri dari 3,465 juta tenaga kerja konstruksi dan 2,053 juta tenaga kerja manufaktur.

Total investasi program diperkirakan mencapai 71,3 miliar Dolar AS atau setara Rp1.140 triliun. Bahlil juga menyebut program tersebut berpotensi menghasilkan efisiensi subsidi hingga Rp73,9 triliun per tahun.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan PLN mendukung percepatan Program PLTS 100 GWp melalui penguatan sistem kelistrikan, infrastruktur pendukung, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

"PLN siap melaksanakan penugasan Bapak Presiden untuk mempercepat pengembangan PLTS 100 GWp. Sebagai bagian dari ekosistem kelistrikan nasional, PLN akan all out agar pengembangan energi surya dapat terintegrasi dengan sistem kelistrikan secara andal, aman, dan berkelanjutan. Ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk mendukung terwujudnya swasembada energi melalui pemanfaatan energi hijau domestik dan ramah lingkungan,” ujar Darmawan.

Khusus di Bali, PLN bersama Pemerintah Provinsi Bali akan mengembangkan lima klaster PLTS dengan total kapasitas 1.000 MWp yang didukung Battery Energy Storage System (BESS) sebesar 3.300 MWh.

"Dalam kolaborasi ini, kapasitas PLTS yang akan dikembangkan di wilayah Bali mencapai 1.000 MWp, di mana PLTS dengan total kapasitas 300 MWp akan dikembangkan di Klaster Gilimanuk," ujar Darmawan.

Menurut Darmawan, pengembangan PLTS 100 GWp bukan hanya untuk meningkatkan kapasitas energi terbarukan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, dan memperluas manfaat pembangunan.

“Transformasi energi bukan hanya tentang mengganti sumber energi menjadi lebih bersih. Lebih dari itu, listrik merupakan fondasi untuk mempercepat pemerataan pembangunan, menggerakkan roda perekonomian, menciptakan lapangan kerja, serta membantu mengentaskan kemiskinan. PLN siap menjadi bagian dari perjalanan Indonesia menuju kemandirian dan swasembada energi," pungkas Darmawan.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Sambut Wacana Revisi UU Tipikor, Komisi III DPR: Perlu Dikaji Lebih Mendalam

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:32

Mahasiswa Bentangkan Poster Raksasa Tolak Karhutla

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:27

Asta Cita Sulit Berjalan Tanpa Stabilitas Keuangan dan Pemerintahan Bersih

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:22

Sahroni Minta Polisi Jaga Adik-adik Mahasiswa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:11

Mahasiswa Demo Mabes Polri, Jangan Kriminalisasi Pegawai PLN

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:57

Nasdem Bedah Pemikiran Bung Hatta untuk Perkuat Etika Politik

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:51

Koperasi Sawit Didorong Bangun Pabrik CPO hingga Kilang Minyak Goreng

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:45

Massa Tertahan di Depan Gedung UOB, Desak Polisi Buka Jalan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:41

IHSG Menguat Tipis Usai RUPSLB BEI Setujui Dividen Rp1,56 T

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:24

Massa Berbaju Hitam Lewat Kantor KPU RI Menuju Bundaran HI

Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:14

Selengkapnya