Berita

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Khoirudin. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

JUMAT, 28 AGUSTUS 2026 | 01:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Optimalisasi aset daerah jangan sekadar tercatat dalam laporan keuangan. Namun harus mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Jakarta sebagai kota global.

Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta Khoirudin menilai, langkah Pemprov DKI Jakarta membuka peluang investasi melalui pemanfaatan aset daerah patut dapat dukungan.

"Tetapi setiap kerja sama harus transparan. Memastikan fungsi strategis aset. Termasuk, melindungi kepentingan masyarakat," kata Khoirudin, dikutip dari laman DPRD DKI Jakarta, Jumat 27 Agustus 2026.


Melalui Jakarta Asset Forum & Expo (JAFEX) 2026, Pemprov DKI menawarkan 41 aset milik daerah dari 13 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dengan potensi investasi sekitar Rp13,1 triliun.

Forum tersebut menjadi ruang kolaborasi pemerintah dengan investor dan dunia usaha untuk mengembangkan aset daerah.

Menurut Khoirudin, besarnya nilai investasi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pemprov harus memastikan setiap aset yang dikerjasamakan bermanfaat nyata bagi warga.

“Jangan hanya melihat besar investasinya,” kata politisi PKS ini.

Manfaat tersebut, lanjut Khoirudin, dapat berupa penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, peningkatan kualitas ruang publik dan pelayanan, hingga tambahan pendapatan asli daerah (PAD).

Ia juga meminta Pemprov DKI memperkuat aspek hukum dalam setiap kerja sama dengan pihak swasta. Aset strategis Jakarta harus tetap berada dalam pengawasan pemerintah. Pengelolaannya dengan prinsip kepentingan publik.

“Investor mendapat kepastian, pemerintah mendapat manfaat, masyarakat ikut merasakan hasilnya. Prinsipnya win-win,” kata Khoirudin.

Optimalisasi aset semakin penting seiring transformasi Jakarta menuju kota global. Pemerintah membutuhkan sumber pembiayaan dan penggerak ekonomi baru agar pembangunan tidak sepenuhnya bergantung pada APBD.

“Kita punya aset besar, maka harus dikelola secara profesional dan kreatif,”  pungkas Khoirudin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya