Berita

Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin. (Foto: RMOL)

Politik

Muktamar NU Dibuka, Ma’ruf Amin: Pilih Pemimpin dengan Hati Nurani

LAPORAN: ADIRIN*
KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 20:48 WIB

Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi dibuka di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis 27 Agustus 2026. 

Di tengah dimulainya forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut, Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin menitipkan pesan agar proses pemilihan kepemimpinan berlangsung tertib, demokratis, jujur, dan tetap berpegang pada akhlak ulama.

Pesan tersebut disampaikan Kiai Ma’ruf setelah melakukan ziarah ke makam KH Abdul Wahab Chasbullah, salah satu pendiri Nahdlatul Ulama, di kawasan Tambakrejo, Tambakberas, Jombang.


Kiai Ma’ruf menilai momentum Muktamar tidak hanya berkaitan dengan pergantian atau penetapan kepemimpinan organisasi. Lebih dari itu, proses permusyawaratan harus menjadi bagian dari upaya menjaga tradisi, marwah, serta nilai-nilai yang selama ini diwariskan para pendiri NU.

Menurut dia, seluruh peserta Muktamar memiliki hak untuk menentukan pilihan masing-masing. Karena itu, kebebasan peserta dalam menentukan pemimpin harus tetap dijaga tanpa tekanan maupun kepentingan yang dapat mengganggu proses demokratisasi di tubuh organisasi.

Kiai Ma’ruf berharap para muktamirin mampu menggunakan pertimbangan hati nurani ketika menentukan pilihan. Sosok yang dipilih diharapkan benar-benar merupakan pemimpin yang dikehendaki warga Nahdliyin dan mampu membawa NU ke arah yang lebih baik.

“Menghasilkan pemimpin yang memang diharapkan,” ujar Kiai Ma’ruf.

Ia menekankan, pilihan tersebut juga perlu mempertimbangkan tuntunan para ulama serta akhlak yang menjadi karakter penting dalam tradisi Nahdlatul Ulama.

“Sesuai dengan hati nurani, sesuai dengan tuntunan para ulama,” lanjutnya.

Kiai Ma’ruf menginginkan seluruh proses Muktamar berlangsung tanpa persoalan yang dapat mencederai kehormatan organisasi. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam forum sebesar Muktamar merupakan hal yang wajar, tetapi harus tetap dikelola dalam suasana persaudaraan.

“Harapannya Muktamar ini berjalan dengan baik, tidak ada apa-apa,” pungkasnya.

*Kontributor Blora

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:57

IHSG, Selat Malaka dan Ujian Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:41

MKD Diminta Bersikap Tegas Sikapi Laporan Dugaan KDRT Anggota Dewan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 01:20

Singapura, Dino Patti Djalal dan Opini Sesat

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:45

Bareskrim Tahan WN Taiwan Manajer Kapal Pengangkut 1 Ton Ketamin

Selasa, 27 Oktober 2026 | 00:26

Haji Isam dan Kutukan Demokrasi Mahal

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:50

Kinerja Sektor Hukum Era Prabowo-Gibran Makin Bertaring

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:24

Temui Mendikdasmen, DPR Minta Gerakan Lawan Bullying Diperkuat Lintas Sektor

Senin, 26 Oktober 2026 | 23:09

Balas Singapura! Bahlil Bakal Bangun PLTN di Batam

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:18

Pelabuhan Sabang Didorong jadi Hub Internasional yang Ramah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 | 22:17

Selengkapnya