Berita

Suasana terkini di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis malam 27 Agustus 2026. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Presisi

Polisi Pukul Mundur Demonstran di Depan DPR

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 19:23 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Aparat kepolisian membubarkan massa yang berunjuk rasa di depan gedung DPR RI, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, pada Kamis malam, 27 Agustus 2026.

Pantauan RMOL, aparat kepolisian mulai memukul mundur massa tepat pukul 19.00 WIB.
Awalnya, dua mobil water cannon menyemprotkan air ke arah massa aksi. Massa pun berhamburan hingga sebagian di antaranya menyeberang ke tol dalam kota.

Sementara itu, ratusan aparat kepolisian yang dilengkapi tameng dan pentungan bergerak membelah massa untuk membubarkan mereka ke arah Slipi dan sebagian lainnya menuju Senayan.

Sementara itu, ratusan aparat kepolisian yang dilengkapi tameng dan pentungan bergerak membelah massa untuk membubarkan mereka ke arah Slipi dan sebagian lainnya menuju Senayan.

“Kami imbau kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi sudah waktunya pulang. Kepada rekan-rekan aparat dimohon untuk tidak melakukan perlawanan,” teriak salah seorang polisi dari mobil komando di belakang barisan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih berjaga dengan membentuk barisan ke arah Senayan dan Slipi guna menghalau kemungkinan massa aksi kembali merangsek ke area gedung DPR.

Ratusan massa yang terdiri dari mahasiswa, pemuda, siswa, hingga pengemudi ojek online (ojol) sebelumnya menyampaikan tuntutan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan.

Adapun, ratusan massa yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) telah lebih dahulu meninggalkan area gedung wakil rakyat setelah diterima untuk audiensi bersama Pimpinan DPR.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya