Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Bisnis

Tarif Pajak Tak Naik, Ini Jurus Purbaya Kejar Target Rp2.591 Triliun Tahun Depan

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 18:55 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah memilih memperluas basis pajak dan membenahi kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor perpajakan ketimbang menaikkan tarif pajak untuk mengejar target penerimaan negara pada 2027.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, pemerintah sejauh ini tidak memiliki rencana untuk menaikkan tarif pajak. Akan tetapi, optimalisasi penerimaan akan dilakukan melalui perluasan basis pajak serta perbaikan kinerja Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

"Kita memperbesar tax base, pemerintah sampai sekarang enggak ada rencana untuk menaikkan tax tariff. Utamanya, kita juga akan memperbaiki SDM di tax collection kita," ujar Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI di Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026.


Pemerintah merancang target penerimaan pajak sebesar Rp2.591,4 triliun pada 2027. Angka tersebut meningkat 9,91 persen dibandingkan target dalam APBN 2026 sebesar Rp2.357,7 triliun.

Jika dibandingkan dengan outlook penerimaan pajak 2026 yang diperkirakan mencapai Rp2.310,8 triliun, target 2027 tersebut juga tumbuh 12,14 persen.

Purbaya menilai, perluasan basis pajak harus diiringi dengan pembenahan SDM dan institusi yang bertugas mengumpulkan penerimaan negara. Untuk itu, reformasi di DJP serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menjadi salah satu perhatian pemerintah.

"Kita akan memperbaiki SDM di tax collection kita, sehingga ke depan pegawai-pegawai pajak maupun bea cukai akan lebih bersih, sehingga peningkatannya akan lebih optimal," ungkapnya.

Selain pembenahan SDM, pemerintah akan memperkuat administrasi perpajakan melalui penerapan Coretax System dan meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Pemerintah juga tetap mendorong aktivitas ekonomi dan dunia usaha melalui pemberian insentif fiskal yang terarah dan terukur. Kebijakan tersebut diharapkan dapat menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus menarik investasi ke Indonesia.

"APBN akan dijaga prudent dan sustainable dengan berbagai upaya, seperti terus mengoptimalkan pendapatan negara melalui peningkatan kepatuhan dan tax base, penguatan coretax, optimalisasi SDA, serta insentif fiskal yang terukur untuk mendorong investasi," tandasnya.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya