Berita

Proses pemadaman api yang membakar hutan dan lahan. (Foto: Dokumentasi BNPB)

Politik

Puan Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Karhutla hingga Pascakebakaran

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 17:50 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR RI meminta pemerintah tidak hanya fokus menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), tetapi juga mengantisipasi dampak yang ditimbulkan setelah kebakaran.

Hal itu disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani saat merespons usulan agar karhutla yang terjadi berulang dan berdampak luas di berbagai titik.

Menurut Puan, pemerintah saat ini telah melakukan sejumlah langkah koordinasi untuk menangani karhutla. Namun, DPR tetap mendorong pemerintah memperkuat langkah antisipasi agar penanganan karhutla lebih efektif.


"Ya saat ini kan sudah dilakukan langkah-langkah koordinasi untuk mengatasi hal tersebut. Jadi, saya rasa pemerintah sudah melakukan langkah-langkah yang harus dilakukan. Namun dari DPR tentu saja kami akan meminta kepada pemerintah untuk bisa mengantisipasi dan melakukan langkah-langkah yang lebih efektif terkait dengan karhutla ini," kata Puan kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Puan menegaskan, penanganan karhutla harus dilakukan secara terpadu dengan melibatkan kementerian terkait di bawah koordinasi para menteri koordinator.

Menurutnya, penanganan tidak boleh berhenti ketika api berhasil dipadamkan. Pemerintah juga perlu memikirkan dampak lanjutan terhadap masyarakat yang terdampak.

"Dan dilakukan dikoordinasikan oleh para Menko-nya dengan kementerian terkait karena bukan hanya saat ini saja atau kebakarannya saja, namun nanti sesudah selesai kebakarannya itu apa yang akan dilakukan terkait dengan kesehatan, kemudian pendidikan anak-anak, dan rehabilitasi bukan hanya hutannya, tapi tempat-tempat yang terdampak oleh kebakaran tersebut," demikian Puan.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya