Berita

Menteri Perdagangan Budi Santoso. (Foto: RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Mendag Pastikan Stok Gandum Tak Terdampak Perang Rusia-Ukraina

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 12:58 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pasokan gandum Indonesia dipastikan masih aman meski perang Rusia-Ukraina berlanjut. Indonesia memiliki sejumlah alternatif pemasok, sehingga tidak bergantung pada Ukraina.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pasokan gandum hingga kini masih berjalan dengan baik. Menurutnya, gandum tidak hanya dipasok dari Ukraina, tetapi juga sejumlah negara lain.

"Ya sampai saat ini masih berjalan dengan baik. Gandum kan, selama ini kan masih karena sebenarnya gandum kan banyak juga suppliernya, termasuk dari Australia segala macam," kata Budi kepada wartawan di Jakarta Pusat, Kamis, 27 Agustus 2026. 


Ia menegaskan Ukraina bukan satu-satunya negara pemasok gandum bagi Indonesia. Kanada dan Amerika Serikat juga menjadi alternatif sumber pasokan.

"Enggak-enggak, banyak, Kanada juga banyak, Amerika juga banyak," ujarnya.

Budi mengatakan pemerintah juga terus mencermati perubahan pasokan akibat kondisi geopolitik. Ia mencontohkan ketersediaan nafta yang sempat menipis akubat konflik di Timur Tengah. Menurutnya, situasi geopolitik dapat membuat pasar berubah dengan cepat sehingga diperlukan alternatif sumber impor.

"Makanya tiba-tiba kita nyari ke Amerika, dapet Amerika. Kemarin saya ke India ditawarin juga. Terus ketemu mendag UAE juga ditawarin. Ya jadi sebenarnya banyak pilihan yang lain," jelasnya.

Dengan adanya sejumlah alternatif pemasok tersebut, pemerintah menilai pasokan gandum tetap dapat dijaga meski terjadi perubahan kondisi geopolitik global.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya