Berita

Ilustrrasi (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Wall Street Merah Jelang Laporan Keuangan Nvidia

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pergerakan Wall Street kembali diwarnai sikap hati-hati investor setelah data inflasi menunjukkan kenaikan yang lebih tinggi dari perkiraan menjelang laporan keuangan Nvidia.

Pada penutupan perdagangan Rabu, 26 Agustus 2026, waktu AS, indeks Dow Jones Industrial Average turun 113,52 poin atau 0,21 persen menjadi 53.463,88. Sementara S&P 500 melemah 1,58 poin atau 0,02 persen ke level 7.675,70, dan Nasdaq Composite turun 21,10 poin atau 0,08 persen menjadi 26.130,20.

Pergerakan pasar berlangsung relatif terbatas karena investor memilih menunggu laporan keuangan Nvidia. Saham perusahaan semikonduktor tersebut turun 1,6 persen menjelang pengumuman kinerja kuartalannya.


Laporan Nvidia menjadi perhatian besar karena investor ingin melihat apakah permintaan terhadap teknologi kecerdasan buatan (AI) masih kuat. Kinerja yang mengecewakan berpotensi kembali memunculkan kekhawatiran mengenai keberlanjutan lonjakan saham-saham terkait AI.

Tekanan terhadap Wall Street juga datang dari data inflasi. Indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS meningkat 3,7 persen dalam 12 bulan hingga Juli, lebih tinggi dibandingkan perkiraan 3,6 persen. Data lainnya menunjukkan ekonomi AS tumbuh 1,5 persen pada kuartal II.

Data tersebut membuat arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) semakin menjadi perhatian investor. Pasar kini menunggu pidato Ketua The Fed Kevin Warsh dalam pertemuan bank sentral di Jackson Hole pada Jumat.

Di antara saham-saham utama, Meta Platforms naik hampir 1,1 persen setelah menyepakati pembayaran hingga 18 miliar Dolar AS serta perubahan besar pada Facebook dan Instagram untuk menyelesaikan gugatan sejumlah negara bagian AS terkait dampak terhadap anak-anak. Saham Apple juga menguat 1,1 persen.

Sebaliknya, saham Moderna anjlok 5,8 persen setelah sebelumnya melonjak pada Selasa. Saham Intuit juga turun 3,2 persen setelah perusahaan memperkirakan pendapatan tahunan di bawah ekspektasi Wall Street.

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Dipanggil KPK

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:31

Bisnis Ritel MAP Tumbuh Dua Digit, Laba Bersih Capai Rp2,1 Triliun

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:30

Konser Ye Sumbang Perputaran Ekonomi Rp600 Miliar, UMKM Ikut Kecipratan

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Cari Pemimpin Baru, Kadin Jaktim akan Gelar Mukota VII

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:20

Ekosistem Baterai Makin Maju, Toyota Didorong Garap Full EV

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:16

KPK Panggil Sejumlah Tenaga Ahli dan Kepala Biro BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:01

Periksa Suhu

Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:00

Dony Oskaria Kumpulkan Petinggi BUMN, Ada Apa?

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:51

Bank Mandiri Buka-bukaan Soal Kredit Rp40 Triliun ke Haji Isam, Beberkan Agunan Saham JARR-PGUN

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:41

Sempat Mangkir, KPK Bakal Panggil Ulang Suami Fadia Arafiq

Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:26

Selengkapnya