Berita

Ilustrasi (Artificial Intelligence)

Bisnis

Harga Logam Dunia Kompak Melemah Dipicu Spekulasi Suku Bunga The Fed

KAMIS, 27 AGUSTUS 2026 | 08:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar logam mulia dunia kompak mencatatkan penurunan pada perdagangan Rabu, terseret data inflasi Amerika Serikat yang memicu spekulasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve bulan depan.

Koreksi harga emas terjadi setelah rilis data Indeks Harga Personal Consumption Expenditures (PCE) AS -- yang naik 3,7 persen dalam 12 bulan hingga Juli -- sedikit di atas proyeksi ekonom sebesar 3,6 persen. 

Kondisi ini membuat ekspektasi pasar terhadap peluang kenaikan suku bunga The Fed pada September naik menjadi 40 persen. Penguatan Indeks Dolar AS (DXY) sebesar 0,3 persen turut menekan pergerakan komoditas.


Berikut adalah rincian pergerakan harga logam dunia:

Emas spot turun 1,3 persen ke level 4.595,93 Dolar AS per ons, emas berjangka AS ditutup melemah 0,9 persen menjadi 4.653,30 Dolar AS per ons.

Sedangkan Harga perak spot menyusut 1 persen menjadi 67,93 Dolar AS per ons. Platinum merosot 1,4 persen ke posisi 1.831,67 Dolar AS per ons, dan paladium berkurang tipis 0,1 persen menjadi 1.324,63 Dolar AS per ons.

Meski tertekan aksi ambil untung dalam jangka pendek, analis menilai tren kenaikan jangka panjang emas masih berpotensi berlanjut, dengan proyeksi menembus level 5.000 Dolar AS per ons tahun ini serta mencetak rekor tertinggi baru pada kuartal II-2027. 

Di sisi lain, pasar juga masih memantau dinamika geopolitik, termasuk pembahasan kesepakatan Selat Hormuz antara Iran dan Oman.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Penyerahan Aset Hasil Kejahatan ke Negara jadi Benchmark Baru Penegakan Hukum

Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:12

Polda Kalteng Berjibaku Lakukan Pembasahan di Area Titik Panas

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:59

Mazhab Tebet dan Pokok-pokok Pikiran Ekonomi Heterodoks

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:51

Peringati Hari Tani, PalmCo Dorong Kemandirian KUD Melalui Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:44

Melihat Sahara dari Denyut Pembangunan

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:27

3.474 Napi Pindah ke Nusakambangan, 115 dari Rutan Depok

Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:04

Bos Danantara Ungkap Hilirisasi Dongkrak Ekspor Nikel RI 10 Kali Lipat

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:55

KPK Geledah Dinkes Pemkot Madiun, Sita Dokumen hingga Uang Tunai

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:32

Titiek Soeharto Diminta Turun Gunung Pimpin FKPPI

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:25

RUU Migas dan BUK Migas Harus Menyalakan Kembali Mesin Eksplorasi Indonesia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 20:01

Selengkapnya