Berita

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan pengecekkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau, Kalimantan Timur. (Foto: Kemenhut)

Politik

Raja Juli Tak Ingin Karhutla Mengancam Habitat Orangutan

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 17:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Antoni melakukan pengecekan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Berau, Kalimantan Timur untuk memastikan karhutla tidak mengancam habitat orangutan.

“Hari ini saya datang ke Berau untuk memastikan bahwa karhutla tidak hanya berdampak negatif kepada masyarakat, tapi juga jangan sampai berdampak negatif terhadap satwa liar kita, terutama orangutan yang menjadi kebanggaan Kalimantan Timur, Berau, bahkan dunia,” kata Menhut di Berau, Rabu, 26 Agustus 2026.

Raja Antoni mengatakan pemerintah saat ini terus berupaya mengantisipasi, mencegah, dan melakukan pemadaman karhutla. Menurutnya, kondisi cuaca tahun ini menjadi perhatian serius karena El Nino datang lebih cepat dengan skala yang sangat kuat menurut BMKG.


“Kita tahu bahwa karhutla yang terjadi pada tahun ini karena perubahan iklim yang luar biasa. Biasanya El Nino itu datangnya 4 tahun sekali, yang paling kita catat itu 2015, lompat 4 tahun 2019, lalu 2023. Mestinya baru tahun depan El Nino ini datang, tapi perubahan iklim itu riil,” ujarnya.

Dia menegaskan perlindungan masyarakat dan satwa liar menjadi bagian penting dalam penanganan karhutla. Selain mencegah dampak terhadap kesehatan masyarakat, kawasan yang menjadi habitat satwa liar juga perlu dijaga agar tidak terdampak kebakaran.

“Kita juga harus kawal area ini dari karhutla dengan patroli rutin,” katanya.

Menhut juga menyiapkan area preservasi koridor orangutan lanskap keraitan untuk menyelamatkan habitat orangutan. Hal ini dilakukan bersama dengan Pusat Rehabilitasi Satwa (PRS) Long Sam yang dikelola oleh Conservation Action Netwok (CAN) dan mitra konservasi lainnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ini Pesan Denny Indrayana Jelang Putusan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:23

IHSG Melesat 1,21 Persen, Rupiah Jauhi Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:12

Menhaj Godok Kunjungan Wisata Jemaah Haji dan Umrah ke Yordania

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:11

Prabowo Hadiri Penyerahan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:09

Penempatan Manajer Sesuai Karakter Wilayah Jadi Kunci Keberhasilan Kopdes

Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:04

Komisi III DPR Dukung Perombakan Pejabat Polri untuk Regenerasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:58

Komoditas Pangan Jadi Penyumbang Utama Inflasi di Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:50

Ferry Juliantono Dorong Kolaborasi Kampus dan Pemda Kembangkan Koperasi

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:44

KPK Ingatkan Nusron Wahid soal Kewajiban Hadiri Panggilan Penyidik

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:40

Penampakan Tumpukan Uang Sitaan Negara Rp13,2 Triliun di Kejagung

Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:39

Selengkapnya