Berita

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam sebuah diskusi. (Foto: tangkapan layar)

Politik

Video Budi Arie Setiadi di Samping Jokowi Diduga Sengaja Dibocorkan

RABU, 26 AGUSTUS 2026 | 02:34 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pernyataan Ketua Umum Relawan Projo Budi Arie Setiadi memaparkan analisis mengenai potensi terjadinya akselerasi atau "percepatan sejarah" dalam dinamika politik nasional sebelum tahun 2029 menyedot perhatian banyak pihak. Terlebih, pernyataan tersebut disampaikan langsung saat duduk di samping Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Direktur ABC Riset & Consulting, Erizal menilai potongan video Budi Arie Setiadi di samping Jokowi, yang viral hari ini, bukan bocor, tapi justru sengaja dibocorkan.

Penegasan Erizal ini disampaikannya usai menonton talkshow Kompas Petang di KompasTV pada Selasa sore, 24 Agustus  2026 yang menghadirkan Sekjen Projo, Freddy Alex Damanik, dan peneliti senior BRIN, Siti Zuhro.


"Ini terlihat dari pernyataan Freddy Alex Damanik, hingga dua atau tiga kali, yang menyatakan bahwa sayang sekali video itu bocor, tanpa reaksi yang kaget atau berlebihan," kata Erizal, dikutip Rabu 26 Agustus 2026.

Erizal melihat Freddy Alex Damanik seolah-olah sudah siap kalau nanti diundang oleh media (TV) apa yang seharusnya disampaikan. 

"Freddy Alex Damanik malah terlihat happy ber-talkshow ria di KompasTV," kata Erizal.

Tak sedikit pun Freddy Alex Damanik mengecam, apalagi mengancam akan memproses hukum sebagaimana dalam kasus lain, pihak yang sengaja membocorkan diskusi, yang berkali-kali disebutnya sebagai diskusi internal. 

Apalagi video yang beredar itu posisi Freddy Alex Damanik persis di depan Budi Arie dan Jokowi. Artinya, bukan pihak dari tamu yang tak diundang, yang biasanya duduk di pojok kiri atau kanan.

"Kalau sengaja dibocorkan, maka kira-kira apa motifnya? Tentu mereka sendiri yang tahu," kata Erizal.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya