Berita

Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta asal Fraksi Nasdem, Gias Kumari Putra saat meninjau jembatan di Gang Perkutut, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

SELASA, 25 AGUSTUS 2026 | 22:42 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sudah dua tahun lamanya warga Gang Perkutut, Tegal Alur, Kalideres, Jakarta Barat terpaksa melintasi jembatan bambu seadanya demi beraktivitas sehari-hari. Kondisi memprihatinkan ini memantik reaksi keras dari Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta asal Fraksi Nasdem, Gias Kumari Putra.

Gias menegaskan, pembongkaran jembatan beton yang sebelumnya dilakukan untuk akses alat berat proyek normalisasi Kali Semongol tak boleh mengorbankan keselamatan warga. Akses menuju pasar dan kawasan permukiman sekitar kini terganggu total.

"Kami datang meninjau langsung jembatan yang dua tahun tak kunjung diperbaiki. Warga akhirnya swadaya bikin jembatan bambu tidak layak dan berisiko tinggi. Harus ada solusi cepat dan aman," tegas Gias saat meninjau lokasi, Selasa, 25 Agustus 2026.


Ia mengingatkan Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dan PT Adhi Karya selaku kontraktor proyek untuk tidak lepas tangan. Perbaikan akses warga, kata dia, tak perlu menunggu pembangunan jembatan permanen selesai seluruhnya.

"Minimal dalam waktu dekat dibangun jembatan sementara yang jauh lebih layak dan aman. Jangan sampai proyek penanggulangan banjir malah menyengsarakan mobilitas dasar masyarakat," ujarnya.

Legislator Kalideres ini memberikan tenggat waktu kepada pihak-pihak terkait untuk segera merealisasikan jembatan penyeberangan sementara bagi warga Tegal Alur.

"Satu bulan harus sudah ada langkah konkret. Yang utama sekarang warga bisa menyeberang dengan selamat. Ini akan kita kawal terus sampai tuntas," tutupnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya