Berita

Ilustrasi pergerakan IHSG (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

IHSG Ambruk di Sesi I, Sektor Kesehatan Rontok Paling Parah

SENIN, 24 AGUSTUS 2026 | 12:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan sesi pertama pada Senin siang, 24 Agustus 2026 di zona merah. 

Pantauan RMOL berdasarkan data bursa, IHSG tercatat melemah sebesar 0,69 persen atau terpangkas 45,045 basis point, sehingga harus parkir di level 6.480,645.

Sepanjang sesi pertama, pergerakan indeks terpantau dinamis dengan rentang fluktuasi di antara level tertinggi 6.551 hingga titik terendah 6.474, setelah dibuka pada level 6.525 di pagi hari. 


Tekanan jual mendominasi jalannya perdagangan dengan catatan sebanyak 370 saham melemah, 233 saham berhasil menguat, sementara sisanya stagnan. 

Di jajaran saham teraktif, PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi tiga emiten dengan nilai transaksi terbesar di pasar.

Mayoritas sektor industri turut mengekor pelemahan bursa. Sektor kesehatan (IDXHEALTH) mencatatkan koreksi paling tajam sebesar 2,31 persen, disusul oleh sektor transportasi (IDXTRANS) yang turun 1,16 persen, serta sektor keuangan (IDXFINANCE) yang melemah 0,93 persen. 

Sektor properti (IDXPROPERT) terkoreksi 0,84 persen, sektor siklikal (IDXCYCLIC) turun 0,58 persen, sektor teknologi (IDXTECHNO) melemah 0,40 persen, dan sektor energi (IDXENERGY) terkikis 0,32 persen.

Koreksi lanjutan juga membayangi sektor non-siklikal (IDXNONCYC) yang turun 0,29 persen, sektor infrastruktur (IDXINFRA) melemah tipis 0,09 persen, serta sektor industri dasar (IDXINDUST) yang turun 0,15 persen. Di tengah sentimen negatif tersebut, sektor barang baku (IDXBASIC) menjadi salah satu dari sedikit sektor yang berhasil melawan arus dengan kenaikan sebesar 0,71 persen.

Kinerja bursa utama juga tertekan, di mana Indeks LQ45 melemah 0,92 persen ke level 638,644, dan Indeks IDX30 turun 0,91 persen ke posisi 356,693. Indeks MNC36 ikut terkoreksi 0,70 persen ke level 277,025. Sebaliknya, Indeks Jakarta Islamic Index (JII) justru mampu mempertahankan kinerja positif dengan penguatan tipis 0,12 persen ke level 392,143.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

TNI Terima Penyerahan 75 Senjata Peninggalan Konflik Sosial Maluku

Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:17

MPSI Dorong Badan Khusus Tangani Pengungsi Internal Papua

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:50

KDMP: Dari Dukungan Negara Menuju Kemandirian Anggota

Minggu, 04 Oktober 2026 | 02:25

Gibran Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Dugaan Keabsahan Ijazah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:50

Berpengalaman di Bidang Reserse, Irjen Dadang Didapuk jadi Kapolda Metro

Minggu, 04 Oktober 2026 | 01:20

Ketika Karbon Menjadi Komoditas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:43

Miliki Segudang Pengalaman, Tugas Berat Kini Menanti Herimen sebagai Kabaharkam

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:28

Laporan Keuangan Danantara Ditargetkan Rampung Oktober

Minggu, 04 Oktober 2026 | 00:04

Kapolri Baru Harus Usut Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Mauk Sepatan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:33

Polisi Didesak Ungkap Kasus Pemecahan Kaca Mobil Jurnalis di Depok

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:13

Selengkapnya