Berita

Bantuan para pemain Soekarno Cup 2026 terhadap mahasiswi asal NTT. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Pemain Soekarno Cup Beri Bantuan untuk Mahasiswi Perantau asal NTT

RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 04:11 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Para talenta muda yang sedang berlaga di Soekarno Cup 2026 bergotong royong mengumpulkan dan menyalurkan bahan kebutuhan pokok untuk membantu para mahasiswi asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang kampung halamannya terkena gempa bumi.

Juru Bicara Soekarno Cup 2026 sekaligus legenda Timnas Indonesia, Yusuf Ekodono menjelaskan bila bantuan tersebut diharapkan menjadi penguat di tengah kecemasan, karena sebagian orang tua mahasiswa sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.

Yusuf menjelaskan juga bila bantuan ini diberikan, sebab para mahasiswa kini kesulitan mendapatkan kiriman dari orang tua yang sedang tertimpa musibah.


"Saya mendampingi perwakilan teman-teman talenta muda sepak bola Soekarno Cup memberikan sedikit bantuan meringankan beban para korban bencana gempa di NTT," ujar Yusuf dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Dengan bantuan itu, Yusuf berharap dapat digunakan untuk kebutuhan harian mahasiswa agar tetap bisa fokus dalam menempuh studi meskipun tengah berada dalam situasi sulit. 

"Semoga bantuan yang sedikit ini bermanfaat untuk adik-adik mahasiswi-mahasiswa yang menempuh studi di Kota Surabaya. Dan untuk keluarga yang terdampak bencana semoga diberikan ketabahan," tutur Yusuf yang ikut mempersembahkan medali emas bagi Timnas Indonesia pada SEA Games 1991 di Manila, Filipina, prestasi yang baru bisa diulang kembali oleh Timnas 32 tahun kemudian pada 2023.

Selain dari hasil gotong royong para pemain, ajang Soekarno Cup juga menggalang bantuan yang akan disalurkan ke NTT pada laga final, Senin, 24 Agustus 2026 mendatang. 

Soekarno Cup sendiri sedang berlangsung di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan, 10-14 Agustus 2026 dengan diikuti 400 talenta muda dari 16 provinsi.

Salah satu mahasiswi asal Kabupaten Nagekeo, Lilis Hermini pun mengapresiasi langkah para punggawa Soekarno Cup dan sempat menceritakan kondisi kampung halaman yang memprihatinkan pascagempa. 

Terlebih, Kabupaten Nagekeo merupakan wilayah yang paling parah terdampak bencana gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang berpusat di Mbay pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

"Di sana kondisinya sangat-sangat memprihatinkan. Untuk bantuan ke kabupaten kami, khususnya yang ke kampung-kampung yang aksesnya lebih parah, banyak bantuan yang tidak sampai," ungkapnya.

Lilis juga mengakui bahwa bencana ini berdampak langsung pada kelancaran akademiknya di Surabaya. 

"Orang tua saya lagi kesulitan. Saya sedih sekali," tuturnya.

Sementara itu, Litvina, mahasiswi asal Manggarai juga menyampaikan bahwa daerahnya merupakan salah satu lokasi dengan dampak terparah

"Jaringan-jaringannya (komunikasi) putus. Saya lihat di berita banyak yang kelaparan, jadi mohon pemerintah segera beri perhatian ke daerah terdampak," pungkas Litvina.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya