Berita

Direksi BRI memberikan bantuan kepada warga NTT terdampak gempa bumi. (Foto: Humas BRI)

Nusantara

Direksi BRI Terjun Langsung Pantau Lokasi Bencana di NTT

3 Posko Logistik dan 1 Dapur Umum Terbangun
RABU, 19 AGUSTUS 2026 | 03:24 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

BRI melalui aktivitas Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terus berupaya mempercepat proses pemulihan pascabencana gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). 

Setelah menyalurkan bantuan tanggap bencana, BRI sebagai bagian dari Danantara membangun tiga posko logistik di tiga wilayah utama yang terdampak bencana, yakni Manggarai Barat, Ngada, dan Nagekeo. Selain membangun posko logistik, BRI juga membangun dapur umum di Nagekeo.

Ketiga posko logistik tersebut terdiri atas posko induk logistik BRI Peduli Labuan Bajo-Manggarai Barat yang berlokasi di Batu Cermin, Kecamatan Komodo; posko logistik BRI Peduli Bajawa yang berlokasi di Jalan TW Mengeruda, Ngedukelu, Bajawa, Kabupaten Ngada; serta posko BRI Peduli Mbay, Kabupaten Nagekeo yang berlokasi di Jalan TW 17, Pulau, Danga, Kecamatan Aesesa.


Sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan pascabencana berjalan optimal, Direktur Operations BRI Hakim Putratama bersama Direktur Micro BRI Akhmad Purwakajaya turut meninjau langsung wilayah terdampak gempa di NTT. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan posko logistic dan dapur umum, proses distribusi bantuan, serta pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak dapat berjalan secara cepat dan tepat sasaran.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan kehadiran tiga posko logistik dan satu dapur umum BRI Peduli ini menjadi bagian dari upaya BRI untuk mendekatkan bantuan kepada masyarakat sekaligus memastikan proses penyaluran bantuan tanggap bencana dapat berjalan lebih cepat, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan warga di lapangan. Posko juga menjadi titik pengumpulan, pengelolaan, dan distribusi bantuan sebelum disalurkan kepada masyarakat terdampak di wilayah sekitar.

“Posko logistik dan dapur umum BRI Peduli merupakan bentuk komitmen BRI untuk terus hadir bersama masyarakat, khususnya dalam situasi yang membutuhkan kepedulian dan dukungan seperti halnya di NTT. Ke depan, posko logistik dan dapur umum tidak menutup kemungkinan untuk kami tambah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan,” ujar Dhanny dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.

Dengan adanya posko logistik dan dapur umum, bantuan diharapkan dapat lebih mudah menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang tengah menghadapi keterbatasan akibat dampak bencana. 

Keberadaan posko juga membantu memperkuat koordinasi penyaluran bantuan sehingga dukungan yang diberikan dapat diterima secara lebih efektif selama masa tanggap darurat dan proses pemulihan berlangsung

Hingga saat ini, dalam  kaitannya Tanggap Bencana Gempa Bumi NTT, BRI telah menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kebutuhan masyarakat terdampak, mulai dari ratusan makanan cepat saji, peralatan medis dan obat-obatan, sembako dan beras, tangki air minum, selimut, terpal, tenda pengungsi, lampu darurat, peralatan mandi, perlengkapan bayi, serta berbagai kebutuhan lainnya.

Dhanny juga menegaskan, BRI memastikan bahwa keselamatan nasabah dan pekerja menjadi prioritas utama. Saat ini BRI telah melakukan langkah-langkah pengamanan aset di lokasi serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas operasional.

BRI juga telah menyiapkan langkah mitigasi guna memastikan layanan perbankan kepada masyarakat tetap dapat berjalan. Nasabah tetap dapat mengakses berbagai layanan perbankan BRI melalui BRImo serta BRILink Agen yang tersedia.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Pabrik Bioetanol Bakal Diperbanyak, Pemerintah Siapkan Revisi Perpres 40

Selasa, 08 September 2026 | 18:19

BUK Migas Harus Lebih Gesit Kejar Investasi dan Lifting

Selasa, 08 September 2026 | 17:57

Menimbang Ulang Bencana

Selasa, 08 September 2026 | 17:41

Pemerintah Harus Antisipasi Kekeringan dan Gagal Panen akibat El Nino

Selasa, 08 September 2026 | 17:34

Purbaya soal Utang Whoosh Dicicil 80 Tahun: Kita Udah Mati, Santai Aja!

Selasa, 08 September 2026 | 17:23

KPK Panggil Anggota DPRD Hingga Pengurus Golkar Jateng di Kasus Bupati Pemalang

Selasa, 08 September 2026 | 17:14

Masa Jabatan Kapolri: Open Legal Policy atau Celah Subjektivitas?

Selasa, 08 September 2026 | 16:47

Rusia dan Korea Utara Buka Jembatan Darat Pertama di Perbatasan

Selasa, 08 September 2026 | 16:40

RUU Pemilu Jangan Keluar dari Filosofi Dasar Demokrasi

Selasa, 08 September 2026 | 16:34

Purbaya Curhat Suka Duka jadi Menkeu, Berat Badan Sempat Turun 14 Kg

Selasa, 08 September 2026 | 16:31

Selengkapnya