Berita

Ketua Bidang OKP Kemahasiswaan, LSM dan Ormas PB PMII, M. Muham Tahsir. (Foto: Istimewa)

Politik

PB PMII:

Demonstrasi Rawan Anarkisme, Mahasiswa Didorong Pilih Cara Konstruktif

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 16:46 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Aksi demonstrasi yang belakangan kembali menjadi perhatian publik perlu disikapi secara bijak agar penyampaian aspirasi tidak bergeser menjadi tindakan anarkis.

Ketua Bidang OKP Kemahasiswaan, LSM dan Ormas PB PMII, M. Muham Tahsir mengatakan, pengalaman aksi pada Agustus tahun sebelumnya harus menjadi pembelajaran bagi mahasiswa dan masyarakat.

Menurut Tahsir, aksi demonstrasi merupakan bagian dari penyampaian aspirasi dalam kehidupan demokrasi. Namun, pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan ketertiban umum dan dilakukan melalui cara-cara yang damai serta konstitusional.


"Aksi demonstrasi belakangan ini perlu disikapi secara bijak, mengingat pengalaman aksi pada Agustus tahun sebelumnya yang ternyata diwarnai dengan aksi anarkis berupa pengerusakan dan pembakaran hingga penjarahan," ujar Tahsir dalam keterangannya, Selasa 18 Agustus 2026.

Tahsir menilai tindakan anarkis dalam aksi demonstrasi berpotensi menggeser substansi tuntutan yang ingin disampaikan. Aspirasi yang semestinya menjadi bagian dari kontrol sosial justru dapat berubah menjadi tindakan destruktif apabila disertai pengerusakan, pembakaran, atau penjarahan.

"Lebih jauh lagi, akan merusak citra mahasiswa dan demokrasi Indonesia," kata Tahsir.

Menurut Tahsir, penyampaian pendapat merupakan hak masyarakat yang perlu dijaga dalam negara demokrasi. Namun, hak tersebut juga harus dijalankan dengan memperhatikan tanggung jawab sosial.

"Mahasiswa dan masyarakat diharapkan mengutamakan penyampaian aspirasi secara damai dan konstitusional," kata Tahsir.

Tahsir juga mendorong mahasiswa dan masyarakat mempertimbangkan bentuk partisipasi publik lain yang lebih konstruktif. Menurut dia, demonstrasi bukan satu-satunya cara untuk menyampaikan gagasan maupun mendorong perubahan.

Sejumlah kegiatan dapat menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa, untuk menyampaikan kritik sekaligus menawarkan solusi.

Kegiatan tersebut antara lain diskusi publik, kegiatan sosial, kajian, maupun aktivitas komunitas yang memiliki dampak langsung bagi masyarakat.

"Mahasiswa dan masyarakat diharapkan mengutamakan penyampaian aspirasi secara damai dan konstitusional serta mempertimbangkan kegiatan alternatif yang lebih konstruktif," kata Tahsir.

Tahsir berharap dinamika aksi demonstrasi yang terjadi saat ini tidak menimbulkan polarisasi lebih luas di tengah masyarakat. Menurut dia, perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam demokrasi selama disampaikan dengan cara yang bertanggung jawab.

"Penyampaian kritik yang berbasis data, argumentasi, dan dilakukan secara damai dinilai lebih mampu menjaga substansi perjuangan sekaligus mempertahankan kepercayaan publik terhadap gerakan mahasiswa," pungkas Tahsir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya