Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Anggaran Subsidi 2027 Tembus Rp387 Triliun, Naik 15,1 Persen

SELASA, 18 AGUSTUS 2026 | 14:31 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah menyiapkan anggaran subsidi sebesar Rp387,88 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut terdiri dari subsidi energi Rp272,94 triliun dan subsidi nonenergi Rp114,93 triliun.

Dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2027 anggaran yang disiapkan pemerintah tahun depan naik 15,1 persen dibandingkan outlook realisasi subsidi pada 2026 yang diperkirakan mencapai Rp337,1 triliun.

"Pada RAPBN 2027, anggaran belanja subsidi direncanakan sebesar Rp387,88 triliun, terdiri atas subsidi energi sebesar Rp272,94 triliun dan subsidi nonenergi sebesar Rp114,93 triliun," tulis pemerintah dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2027, dikutip Selasa  18 Agustus 2026.


Untuk subsidi energi, anggaran akan disalurkan untuk tiga komoditas, yakni BBM tertentu, LPG 3 kilogram, dan listrik. Subsidi BBM tertentu mendapat alokasi Rp28,7 triliun. Angka ini naik 8,7 persen dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp26,4 triliun.

Kemudian subsidi LPG 3 kilogram dialokasikan sebesar Rp114,1 triliun atau naik 26,21 persen dibandingkan outlook tahun ini sebesar Rp90,4 triliun.

Sementara subsidi listrik mendapat pagu terbesar, yakni Rp130,1 triliun. Jumlah tersebut meningkat 17,84 persen dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp110,4 triliun.

Di sisi lain, pemerintah menyiapkan anggaran subsidi nonenergi sebesar Rp114,93 triliun pada 2027. Pagu ini naik 4,6 persen dibandingkan outlook 2026 sebesar Rp109,9 triliun.

Subsidi nonenergi tersebut akan digunakan untuk subsidi pupuk, subsidi public service obligation (PSO), subsidi bunga kredit program, serta subsidi pajak ditanggung pemerintah (DTP).

Untuk subsidi pupuk dialokasikan Rp48,2 triliun, sedangkan subsidi bunga kredit program sebesar Rp46,5 triliun dan subsidi pajak DTP Rp10,4 triliun. Adapun subsidi dalam rangka PSO mendapat alokasi Rp9,8 triliun.

Anggaran tersebut terdiri atas subsidi PSO angkutan kereta api kelas ekonomi Rp6,3 triliun, subsidi PSO angkutan laut penumpang kelas ekonomi Rp3,2 triliun, serta subsidi PSO kewajiban pelayanan publik bidang pers Rp200 miliar.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya