Berita

Siswa SMPN 2 Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

MBG Harus Kembali ke Tujuan Awal Bukan Jadi Ladang Bisnis

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 08:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasejen) Partai Demokrat, Didik Mukrianto, menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dikembalikan pada tujuan utamanya sebagai investasi sumber daya manusia, bukan dijadikan ladang bisnis maupun ruang mencari keuntungan.

Pernyataan itu disampaikan Didik merespons kecaman Presiden Prabowo Subianto terhadap pihak-pihak yang melakukan korupsi dalam pelaksanaan program MBG.

Menurut Didik, penyimpangan dalam pelaksanaan MBG menunjukkan adanya pergeseran orientasi dari kepentingan publik menjadi rent-seeking dan komodifikasi program sosial.


"MBG harus diposisikan sebagai investasi modal manusia (human capital investment), bukan proyek bisnis atau mesin pencipta lapangan kerja semata," kata Didik lewat akun X, dikutip Minggu, 16 Agustus 2026.

Ia menyoroti sejumlah potensi penyimpangan, mulai dari pendirian yayasan untuk mengelola dapur dengan orientasi profit, konflik kepentingan dalam penunjukan mitra, hingga dugaan markup harga, data penerima ganda, dapur fiktif, jual-beli titik SPPG, dan persoalan keamanan pangan.

Didik menegaskan, manfaat ekonomi seperti penyerapan tenaga kerja, peningkatan permintaan produk petani, nelayan, peternak, dan peluang bagi UMKM memang penting, tetapi tidak boleh menggeser tujuan utama MBG.

"Pemenuhan gizi anak, pencegahan serta penurunan stunting, peningkatan konsentrasi belajar, dan pembangunan generasi yang lebih sehat serta produktif tidak boleh digeser," tegasnya.

Karena itu, Didik meminta keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah dapur yang dibangun atau besarnya anggaran yang terserap. Pemerintah harus memastikan adanya perbaikan status gizi anak, penurunan stunting, keamanan makanan, serta sistem pengawasan dan sanksi yang efektif.

Ia juga mendorong transparansi dalam penunjukan mitra, audit independen, kontrak berbasis kinerja, serta pemisahan kepentingan politik dan bisnis dari kepentingan anak.

"Ketika perbincangan publik lebih banyak tentang siapa dapat kontrak daripada apakah anak benar-benar mendapat gizi yang layak, maka program ini sedang menyimpang dari khittah-nya," ujar Didik.

Didik menekankan, kepentingan anak harus ditempatkan di atas segala peluang bisnis agar anggaran besar MBG benar-benar menghasilkan manfaat bagi generasi mendatang.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya