Berita

Presiden Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Publika

Program Kesehatan Prabowo Bakal Kurangi Ketergantungan terhadap RS Rujukan di Kota Besar

MINGGU, 16 AGUSTUS 2026 | 04:03 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Rekan Indonesia mengapresiasi rencana pembangunan dan revitalisasi rumah sakit di daerah. 

Dalam pemaparan Nota Keuangan RAPBN 2027, Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah tengah membangun 66 rumah sakit di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Sebanyak 20 rumah sakit yang dibangun sejak 2025 disebut telah beroperasi.

Selain itu, pemerintah menargetkan revitalisasi 441 RSUD agar setiap kabupaten dan kota memiliki rumah sakit dengan fasilitas pelayanan yang lebih baik.


Ketua Umum Rekan Indonesia, Agung Nugroho mengatakan, pemerataan rumah sakit menjadi penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan di kota besar.

“Jangan sampai masyarakat di daerah harus menempuh perjalanan berjam-jam hanya untuk mendapatkan layanan yang sebenarnya bisa disediakan di daerahnya,” kata Agungdalam keterangannya, Sabtu 15 Agustus 2026.

Pemerintah juga berencana menyediakan peralatan pemeriksaan seperti layanan jantung, CT Scan, mamografi, USG dan berbagai layanan kesehatan modern lainnya. Termasuk rencana penyediaan ambulans udara untuk wilayah dengan kendala geografis.

Agung menilai rencana tersebut dapat memperkuat sistem rujukan, terutama di daerah terpencil dan kepulauan.

Selain infrastruktur, pemerintah berencana menambah tenaga kesehatan. Presiden menyampaikan kebutuhan tambahan 84.781 dokter umum, 127.580 dokter gigi di 505 kabupaten/kota, serta 55.712 dokter spesialis di 481 kabupaten/kota.

Pemerintah juga telah membuka sembilan fakultas kedokteran baru serta 170 program studi spesialis dan subspesialis.

Agung menilai pemenuhan sumber daya manusia kesehatan harus menjadi bagian utama dari program tersebut. Sebab, fasilitas kesehatan yang bagus tidak akan optimal tanpa tenaga kesehatan yang memadai.

“Gedungnya boleh bagus, alatnya boleh modern, tetapi kalau dokternya tidak ada atau tenaga kesehatannya tidak mencukupi, pelayanan tetap tidak akan maksimal,” tutup Agung. 

Meski memberikan apresiasi, Agung meminta pemerintah memperjelas skema pembiayaan program tersebut. Ia menilai besarnya target pembangunan harus diikuti perencanaan anggaran yang transparan dan berkelanjutan.

Dalam RAPBN 2027, transfer ke daerah disebut meningkat dari Rp692,9 triliun pada 2026 menjadi Rp725,5 triliun pada 2027.

Menurut Agung, pemerintah pusat perlu memastikan program penguatan layanan kesehatan tidak justru membebani kemampuan fiskal pemerintah daerah setelah fasilitas selesai dibangun.

“Pembangunan fasilitas kesehatan adalah investasi awal. Tantangan berikutnya adalah bagaimana pemerintah menjamin biaya operasional, pemeliharaan alat, ketersediaan obat, dan tenaga kesehatan secara berkelanjutan,” tutup Agung.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya